"Ada dua objek vital di wilayah Kota Banjarbaru yang pengamanannya kini kami tingkatkan," ujar Kapolres Banjarbaru AKBP Aby Nursetyanto, di Banjarbaru, Sabtu (23/4).
Ia mengatakan, dua objek vital itu adalah Bandar Udara Syamsudin Noor Banjarmasin yang terletak di Kecamatan Landasan Ulin, dan Area Pengatur Beban (APB) atau gardu induk PLN yang berlokasi di Kecamatan Cempaka.
Menurut dia, pengamanan terhadap kedua objek vital itu sesuai instruksi pimpinan Polri terkait status siaga I yang ditetapkan pemerintah dan berlaku terhadap objek vital di seluruh wilayah Indonesia.
Dijelaskan, pengamanan di lingkungan Bandara Syamsudin Noor dilakukan secara tertutup dengan menempatkan empat hingga lima orang anggota kepolisian berpakaian preman sehingga tidak terkesan mencolok.
"Lingkungan bandara merupakan ruang publik dan pusat pelayanan umum sehingga pengamanan dilakukan secara tertutup agar masyarakat yang berada di sekitarnya tidak merasa terganggu," ungkapnya.
Selain pengamanan yang dilakukan anggota, kata dia, pihaknya juga berkoordinasi dengan pengamanan internal bandara sehingga apabila sewaktu-waktu terjadi sesuatu bisa diantisipasi sedini mungkin.
Dikatakan, sejauh ini ancaman terhadap bandara kebanggaan masyarakat Provinsi Kalsel itu baik melalui pesan singkat maupun paket mencurigakan tidak terjadi dan diharapkan suasana kondusif terus terjaga.
Sementara, pengamanan terhadap Area Pengatur Beban atau Gardu Induk milik PLN yang merupakan fasilitas utama pemasok aliran listrik bagi Provinsi Kalsel maupun Kalteng dilakukan melalui koordinasi.
"Koordinasi dilakukan dengan satuan pengamanan yang bertugas di lingkungan APB atau Gardu Induk di samping patroli rutin yang dilakukan minimal satu kali dalam sehari ke lokasi tersebut," ujarnya.
Ditambahkan, pihaknya juga menginstruksikan anggota kepolisian di tingkat Kepolisian Sektor (Polsek) makin meningkatkan patroli terutama di sepanjang jalur saluran udara tegangan tinggi (Sutet) yang ada di kota itu.
"Sepanjang jalur Sutet rawan pencurian terutama materialnya yang berharga cukup mahal sehingga kami sudah instruksikan patroli tingkat Polsek memantau fasilitas pendukung pasokan listrik tersebut," katanya./zal*C
Editor : Imam Hanafi
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.