Kepala Sekolah SMPN 3 Banjarmasin, Tamriani Aziddin di Banjarmasin, Sabtu (23/4) mengatakan, selain berfungsi untuk memantau ujian nasional (UN) juga bisa berguna untuk hal lainnya.
CCTV yang dipasang itu untuk mengetahui kegiatan anak didiknya saat mengikuti ujian dan sekaligus mengawasi agar tidak ada yang berbuat curang atau macam-macam yang bisa membuat nama sekolah jelek.
Dengan adanya sistem pengawasan melalui kemera cctv itu para siswa bisa lebih serius dan jujur dalam menjawab segala soal yang diujikan dengan tidak meminta bantuan dari siapa pun.
"Kamera cctv ini untuk melakukan pengawasan dan pemantauan terhadap siswa SMPN 3 Banjarmasin yang ikut UN, agar mereka selalu bertindak baik dan tidak curang, selalu memegang nilai kejujuran," ucapnya.
Tamriani terus melanjutkan, untuk cctv atau kamera tersembunyi itu dipasang diseluruh ruangan yang ada sekolah bila dijumlah ada sekita 18 ruangan yang dipasang cctv.
Sedangkan ruangan kelas yang dipakai untuk UN berjumlah 10 ruangan dan semuanya dilengkapi oleh fasilitas cctv sehingga segala gerak-gerik diruangan pasti terpantau.
"Semua ruangan telah kita pasang cctv termasuk 10 ruangan yang akan dipakai buat UN sehingga semua kegiatan siswa saat UN berlangsung akan terpantau jelas," terangnya.
Namun ingat Kepala Sekolah yang baru dua tahun menjabat itu, dengan adanya cctv yang memantau kegiatan UN siswa, pengawas ruangan harus jua proaktif melakukan pengawasan personil kepada setiap siswa peserta UN.
Apa bila pengawas tidak proaktif dalam melakukan pengawasan terhadap peserta UN dan hanya santai dan ngobrol bersama rekan pengawasnya dan terpantau oleh cctv, maka hal tersebut akan dilaporkan kepihak dinas.
"Dengan adanya cctv, pengawas ruang jangan menjadi santai dan ngobrol, sebab itu sudah menjadi tanggung jawabnya melakukan pengawasan, apabila terpantau cctv dan kedapatan pengawas sedang santai dan mengobrol dengan rekannya maka langsung kita laporkan kepihak dinas," jelasnya./gun*C
Editor : Imam Hanafi
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.