Saat mundur kemarin, kami sudah melawan keputusan partai kemudian beberapa hari lalu diminta Plt Ketum PPP Soeharso Manuarfa untuk maju kembali sehingga kurang enak jika kembali membantah partai
Banjarbaru (ANTARA) - Ketua DPW Partai Persatuan Pembangunan Kalimantan Selatan yang sebelumnya batal mencalonkan diri di pemilihan Wali Kota Banjarbaru, kembali menyatakan siap maju pada pilwali bulan Desember 2020.

"Ada beberapa alasan sehingga kami kembali mencalonkan diri kembali setelah sebelumnya menyatakan mundur dari proses pencalonan," ujarnya dihubungi Antara dari Kota Banjarbaru, Senin. 

Ia mengatakan, dirinya dipastikan diusung Partai Gerindra Kalsel yang sudah mendeklarasikan berpasangan dengan mantan Sekretaris Daerah Kota Banjarbaru Syahriani yang juga Ketua DPC Partai Gerindra setempat.

Kepastian Gerindra mengusung duet Aditya dan Syahriani pada pilwali Banjarbaru tu disampaikan langsung Ketua DPD Gerindra Kalsel Haji Abidin sekaligus menyampaikan pasangan lain yang diusung di pilkada, Senin. 

"Kami memutuskan mengusung Aditya Mufti Ariffin dan Syahriani di pilwali Banjarbaru. Semoga Gerindra bisa memenangkan keduanya, juga tokoh lain yang diusung Gerinda di pilkada Kalsel lainnya," doa Abidin. 

Dijelaskan Aditya, saat menyatakan mundur dari pencalonan wali kota bulan Juni 2020 karena kemanusiaan terkait pandemi COVID-19, pihaknya sudah melawan keputusan partai yang menaunginya dalam berpolitik. 

"Saat mundur kemarin, kami sudah melawan keputusan partai kemudian beberapa hari lalu diminta Plt Ketum PPP Soeharso Manuarfa untuk maju kembali sehingga kurang enak jika kembali membantah partai," kilahnya. 

Dikatakan putra eks Gubernur Kalsel, Rudy Ariffin, alasan lain adalah banyak dukungan dari tim, tokoh masyarakat, dan sahabat-sahabat kami di internal partai meminta untuk maju kembali mencalonkan diri. 

"Kami berterima kasih atas dukungan seluruh pihak dan mohon doa juga dukungan untuk memajukan Kota Banjarbaru agar lebih maju, lebih agamis dan lebih sejahtera," kata Opi, sapaan akrab Aditya. 
 

Pewarta: Yose Rizal
Editor : Gunawan Wibisono

COPYRIGHT © ANTARA 2026