Dinas Pendidikan Kotabaru, Kalimantan Selatan, minta DPRD setempat agar insentif daerah untuk guru honorer di daerah itu ditambah, menyusul naiknya harga barang dan kebutuhan sehari-hari.

Keinginan tersebut disampaikan Kepala Dinas Pendidikan Kotabaru Eko Suryadi Widodo Syahdan MM, pada rapat koordinasi dengan DPRD Kotabaru, Selasa (19/4).         

Selain masalah insentif daerah (insenda), kepala dinas juga mengatkan, bahwa fasilitas untuk rumah dinas guru di daerah-daerah masih banyak yng kurang, misalkan, kamar mandi, WC dan fasilitas lainnya.

"Hal itu terkadang menjadi alasan guru honor minta tugasnya dipindah ke daerah lain," tegasnya.

Sedangkan untuk meningkatkan mutu pendidikan, Eko Suryadi, meminta DPRD dapat menambah alokasi dana untuk melengkapi fasilitas belajar mengajar di kelas.

Kepala dinas pendidikan yang mengaku tidak dapat menyebutkan satu-persatu itu mengungkapkan, hingga saat ini banyak sekolah dasar masih kekurangan ruang belajar, seperti yang terjadi di Pulau Laut Selatan, Pulau Laut Tengah dan beberapa daerah lainnya.

Ketua DPRD Kotabaru Alpidri Supian Noor MAP, mengatakan, program insentif daerah telah dilaksanakan sejak 2007.

Namun kenyataanya, DPRD belum menerima data akurat terkait alokasi dana insentif daerah dan jumlah guru honorer.

Ketua DPRD memberi waktu sebulan kepada kepala dinas pendidikan untuk menyampaikan data jumlah guru yang berstatus PNS dan guru honorer serta data kebutuhan guru honorer.Hms*C




Editor : Imam Hanafi

COPYRIGHT © ANTARA 2026