...tingkat pengangguran di Bali jauh lebih kecil daripada di Kalsel,"
Banjarmasin,  (Antaranews Kalsel) - Wakil ketua komisi IV bidang kesra DPRD Kalimantan Selatan H Budiman Mustafa berpendapat, pemerintah provinsinya mungkin bisa mencontoh Bali dalam penanganan ketenagakerjaan.


"Ada beberapa hal dalam ketenagakerjaan di Bali yang perlu kita renungkan atau bisa dicontoh," ujarnya di Banjarmasin, Jumat, sesudah melakukan studi banding ke provinsi yang mendapat julukan Pulau Dewata tersebut baru-baru ini.

Sebagai contoh pemerintah provinsi (Pemprov) Bali tidak mengirim Tenaga Kerja Wanita (TKW) ke luar negeri kalau cuma sebagai pembantu rumah tangga, ungkap politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) itu.

"Mereka tampaknya lebih memberdayakan sumber daya yang ada, terutama di bidang kepariwisataan bagi angkatan kerja di Bali daripada mengirim TKW cuma sebagai pembantu," lanjutnya.

Sumber daya terkait kepariwisataan di Bali, antara lain keberadaan kapal-kapal pesiar yang menjadi sarana para penlancong untuk menikmati keindahan objek wisata Pulau Dewata tersebut.

"Keberadaan kapal-kapal pesiar tersebut menampung ribuan tenaga kerja di provinsi yang merupakan daerah tujuan wisata (DTW), baik nusantara maupun mancanegara," ungkapnya mengutip keterangan dari Pemprov Bali.

Hal lain yang cukup menarik, lanjut pensiunan pegawai dinas kesehatan di Kalsel tersebut, dalam penanganan/penyediaan instruktur pada Balai Latiha Kerja (BLK) Bali.

"Untuk penyediaan instruktur BLK, selain bekerja sama dengan pihak ketiga atau perusahaan swasta, mereka juga bisa memanfaatkan tenaga pendidik pada Sekolah Menentah Kejuruan (SMK) yang ada di daerah setempat," ujarnya.

Oleh karenanya dalam instruktur ketenagakerjaan, mereka tidak terlalu pusing memikirkan kalau pendanaan tak ada. Mereka cukup bekerja sama dengan perusahaan swasta dan SMK setempat, lanjutnya.

"Sebab itu pula tingkat pengangguran di Bali jauh lebih kecil daripada di Kalsel. Padahalnya jumlah penduduk Bali tidak jauh berbeda dengan Kalsel yang kini mencapai empat juta jiwa lebih," demikian Budiman Mustafa./e.


Pewarta: Syamsuddin Hasan
Editor : Ulul Maskuriah

COPYRIGHT © ANTARA 2026