...interuksi tersebut sama dengan Polda-Polda lainnya di Indonesia yang sudah didatangi."Banjarmasin, (Antaranews) - Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri) Jendral Polisi Sutarman, mengintruksikan Polisi harus netral dalam Pemilihan Umum Presiden dan Wakil Presiden.
Hal itu disampaikan Kapolri saat berkunjung ke Polda Kalimantan Selatan, Rabu.
Menurut Jenderal bintang empat tersebut, dirinya berkeliling Indonesia termasuk ke wilayah Kalsel ini untuk memastikan jajaran kepolisian di daerah siap mengamankan penyelenggaraan pemilu presiden pada 9 Juli.
Intruksi pertama, dia sampaikan kepada kepolisian di daerah termasuk di Kalsel, harus bersikap netral dalam pemilu presiden ini.
"Status polisi saya tegaskan harus netral," ujarnya seraya menyebutkan bahwa interuksi tersebut sama dengan Polda-Polda lainnya di Indonesia yang sudah didatangi.
Ia mengatakan kepolisian harus mengawal tahapan demi tahapan pelaksanaan pemilu presiden ini, mulai sekarang.
Dia menyatakan, untuk kegiatan kampanye capres dan cawapres yang berlangsung saat ini kepolisian wajib mengawalnya dengan baik. Harus dipastikan, setiap capres dan cawapres mendapat pengamanan minimal 95 orang kepolisian.
Di tempat kampanye pun, tegas Sutarman, kepolisian harus siap sedia mengamankannya.
Selain itu, dia juga mengintruksikan pengamanan tahapan demi tahapan pembuatan logistik pemilu, yakni, dari percetatakan surat suara, pendistribusiannya ke daerah-daerah hingga ke TPS-TPS, harus dikalawal ketat kepolisian.
"Tidak sampai di situ saja, saya juga harus memastikan kesiapan keterlatihan anggota di daerah guna mengamankan perhitungan surat suara dari TPS hingga kejenjang selanjutnya," tutur Sutarman.
Sebab, ujarnya, dirinya akan meminta laporan semua pengamanan Pilpres ini nantinya di setiap daerah.
"Kita berharap, pemilu presiden ini dapat berjalan aman dan lancar," ungkapnya.
Sementara itu, Pemilihan Umum Presiden dan Wakil Presiden yang digelar 9 Juli diikuti dua pasangan Capres dan Cawapres, pasangan dengan nomor urut 1 Prabowo-Hatta, dan pasangan dengan nomor urut 2 Jokowi-Jusuf Kalla.
Pewarta: SukarliEditor : Asmuni Kadri
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.