Dinas Perindustrian Perdagangan Pertambangan dan Energi Kota Banjarbaru menyatakan paket LPG tiga kilogram beserta peralatannya, akan dibagikan kepada warga Kota Banjarbaru, Kalimantan Selatan pada akhir April 2011.

"Pembagian paket tabung LPG 3 kilogram kepada warga penerimanya dijadwalkan akhir April 2011," ujar Kepala Dinas Perindustrian Perdagangan Pertambangan dan Energi Kota Banjarbaru, Subagiono, Selasa (12/4).

Menurut dia, jadwal pembagian tabung LPG 3 kilogram akhir April itu diperkirakan tidak mengalami perubahan karena agendanya tidak mengganggu jadwal pemerintah kota setempat.


Semula, kata dia, pembagian direncanakan awal April tetapi terkendala banyaknya agenda kegiatan wali kota maupun wakil wali kota termasuk pertengahan April yang bertepatan peringatan ke-12 HUT Banjarbaru.

"Makanya dipilih pembagian pada akhir April karena saat itu tidak ada agenda penting sehingga diharapkan pembagian berjalan lancar tanpa hambatan," ungkapnya.

Ia mengatakan, pembagian paket LPG 3 kilogram itu dilakukan di tempat-tempat yang ditetapkan baik di kantor kelurahan maupun tempat lain yang memudahkan masyarakat mengambil paket bantuan pemerintah tersebut.

Mengenai hasil pendataan terkini warga penerima paket LPG 3 kilogram, ia menyebutkan sudah terdata 21 ribu lebih kepala keluarga atau mencapai 63 persen dari kuota paket LPG Banjarbaru sebanyak 37.840 KK.

Sisanya sebanyak 37 persen diupayakan terdata saat pembagian paket LPG pada akhir April tersebut sehingga diharapkan seluruh warga yang ditetapkan sebagai penerima bisa terpenuhi sesuai kuota.

"Rencana kami seperti itu, penerima yang belum terdata mendaftarkan diri saat pembagian paket sehingga jumlah kuota penerima bisa terpenuhi seluruhnya," ujarnya.

Dia menambahkan, mengenai penyebab masih cukup banyaknya warga penerima program konversi minyak tanah ke gas itu akibat kurangnya sosialisasi konsultan edukasi dan konsultan pendataan yang ditunjuk PT Pertamina.

Di sisi lain, kata dia, konsultan edukasi dan konsultan pendataan menggunakan jasa Ketua RT sehingga informasi mengenai keamanan dan keselamatan penggunaan LPG tidak sampai secara tepat kepada masyarakat.

"Sosialisasi kepada masyarakat kurang optimal sehingga masih banyak warga yang takut tabungnya meledak dan akhirnya menolak menerima paket LPG yang sebenarnya menjadi hak mereka," katanya.

Kota Banjarbaru merupakan satu dari empat kabupaten dan kota percontohan distribusi paket LPG di mana tiga daerah lain adalah Kota Banjarmasin 129.498 KK, Kabupaten Banjar 114.643 KK dan Balangan 30.056 KK.zal*C


Editor : Abdul Hakim Muhiddin

COPYRIGHT © ANTARA 2026