"Kita berharap, jalan lingkar Pulaulaut ini menjadi tanggungjawab pemerintah pusat, selain pertimbangan tingginya dana pemeliharaan, juga ada alasan lain," kata Bupati Kotabaru, H Irhami Ridjani di Kotabaru, Selasa.
Pemkab Kotabaru, sudah mengalokasikan dana puluhan miliar rupiah untuk pembangunan dan pemeliharaan jalan lingkar Pulaulaut yang menghubungkan Pulaulaut Utara yang merupakan Ibukota Kabupaten Kotabaru dengan enam kecamatan lainnya.
Yakni, Kecamatan Pulaulaut Tengah-Pulaulaut Barat-Pulaulaut Kepulauan-Pulaulaut kepulauan Tanjung Selayar-Pulaulaut Selatan-Pulaulaut Timur-Pulaulaut Utara.
Saat ini, lanjut Bupati, Pemkab Kotabaru tengah mempersiapkan administrasi jalan lingkar Pulaulaut untuk diserahkan kepada pusat.
Periode 2011, kalangan DPRD Kotabaru, menyatakan pembangunan jalan lingkar Pulaulaut yang menghubungkan beberapa kecamatan di daerah itu diproyeksikan menelan dana sekitar Rp200 miliar.
"Pemkab Kotabaru tidak mungkin membiayai pembangunan jalan lingkar Pulau Laut sebesar Rp200 miliar sendirian, dan Pemprov Kalsel harus membantu," kata Ketua DPRD Kotabaru, Alpidri Supian Noor.
Pemprov Kalsel, lanjutnya, tidak dapat menutup mata terhadap persoalan yang dihadapi Pemkab Kotabaru, terutama masalah pembangunan infrastruktur, seperti jalan dan yang lainnya. Terlebih sebagian jalan di Pulau Laut merupakan jalan yang menjadi tanggung jawab Pemprov Kalsel.
"Selain persoalan jalan, banyak persoalan Kotabaru kurang mendapatkan perhatian dari Pemprov Kalsel," ujarnya.
Sebelumnya, kader Partai Golkar itu berpendapat, Pemprov Kalsel telah benar-benar berperilaku tidak adil terhadap Kotabaru, dan itu tidak dapat dibiarkan.
Ketidakadilan itu terungkap dalam pembahasan Kebijakan Umum APBD (KUA) dan Plafon Perubahan Anggaran Sementara (PPAS) di Banjarmasin.
Pewarta: Imam HanafiEditor : Asmuni Kadri
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.