Kotabaru, (Antaranews Kalsel) - Sebanyak 19 orang caleg terpilih pada Pemilihan Umum Legislatif 9 April 2014, merupakan wajah baru yang akan mendominasi anggota DPRD Kabupaten Kotabaru, Kalimantan Selatan, yang berjumlah 35 orang.Â
Ketua Komisi Pemilihan Umum Kotabaru M Erfan, di Kotabaru, Selasa mengatakan, dari 35 orang anggota DPRD Kotabaru, sebanyak 19 orang wajah baru dan sisanya 16 orang adalah wajah-wajah lama.
"Dari 19 orang anggota tersebut, Partai Nasional Demokrat (NasDem), meraih enam kursi," kata Erfan, usai Rapat Pleno Perolehan Kursi setiap partai Politik dan penetapan Caleg Terpilih anggota DPRD Kotabaru.
Dijelaskan, Partai NasDem di Daerah Pemilihan (Dapil) I memperoleh 4,136 suara dengan satu kursi, Dapil II 7,196 suara dengan dua kursi, Dapil III 9,209 suara dengan dua kursi dan Dapil IV 5,359 suara dengan satu kursi, dan total 25,900 suara dengan total enam kursi.
Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Dapil I memperoleh 2,308, tidak mendapatkan kursi, Dapil II memperoleh 3,183 suara dengan satu kursi, Dapil III sebanyak 5,155 suara dengan satu kursi, Dapil IV sebanyak 2,343 suara dengan satu kursi dan total perolehan suara 12,989 dengan tiga kursi.
Selanjutnya Partai Keadilan Sejahtera Dapil I memperoleh 2,340 suara dengan satu kursi, Dapil II 2,300 suara dengan satu kursi, Dapil III 4,806 suara dengan satu kursi, Dapil IV 2,700 suara dengan satu kursi, dan total 12,146 suara dengan total empat kursi.
Ditambahkan, PDI Perjuangan Dapil I memperoleh 3,112 suara dengan satu kursi, Dapil II 5,339 suara dengan satu kursi, Dapil III 5,537 suara dengan satu kursi, Dapil IV 2,750 suara dengan satu kursi, dan total 16,738 suara dengan total empat kursi.
Erfan mengungkapkan, Partai Golkar Dapil I memperoleh 3,313 suara dengan satu kursi, Dapil II memperoleh 4,894 suara dengan satu kursi, Dapil III memperoleh 4,693 suara dengan satu kursi, Dapil IV memperoleh 4,610 suara dengan satu kursi dan total 17,510 suara dengan total empat kursi.
Dikatakan, Partai Gerindra Dapil I memperoleh 1,966 suara tidak mendapatkan kursi, Dapil II memperoleh 4,319 suara dengan satu kursi, Dapil III memperoleh 5,254 suara dengan satu kursi, Dapil IV memperoleh 1,913 suara tidak mendapatkan kursi, dan total 13,452 suara dengan total dua kursi.
Kemudian Partai Demokrat Dapil 1 Memperoleh 1,020 suara tidak mendapatkan kursi, Dapil II memperoleh 4,299 suara menbdapatkan satu kursi, Dapil III memperoleh 5,756 suara dengan dua kursi, Dapil IV memperoleh 1,762 tidak mendapatklan kursi, dan total 12,837 suara dengan total tiga kursi.
Partai Amanat Nasional (PAN), Dapil I memperoleh 2,490 suara dengan satu kursi, Dapil II memperoleh 2,101 suara tidak mendapatkan kursi, Dapil III memperoleh 4,371 suara dengan satu kursi, Dapil IV memperoleh 994 suara tidak mendapatkan kursi, dan total 9,956 suara mendapatkan dengan total dua kursi.
Erfan menuturkan, Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Dapil I memperoleh 5,755 suara dengan satu kursi, Dapil II memperoleh 4,327 suara dengan satu kursi, Dapil III memperoleh 5,643 suara dengan satu kursi, Dapil IV memperoleh 2,751 suara dengan satu kursi, dan total 18,476 suara dengan total empat kursi.
Partai hati Nurani Rakyat (Hanura), Dapil I memperoleh 1,870 suara tidak mendapatkan kursi, Dapil II memperoleh 3,265 suara dengan satu kursi, Dapil III memperoleh 2,939 suara dengan satu kursi, Dapil IV memperoleh 1,465 suara tidak mendapatkan kursi dan total 9,539 suara dengan total dua kursi.
Selanjutnya Partai Bulan Bintang (PBB), Dapil I memperoleh 449 suara tidak mendapatkan kursi, Dapil II memperoleh 162 suara tidak mendapatkan kursi, Dapil III memperoleh 895 suara tidak mendapatkan kursi, Dapil IV memperoleh 2,258 suara dengan satu kursi, dan total 3,764 suara dengan total satu kursi.
 Sedangkan Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI), Dapil I memperoleh 426 suara tidak mendapatkan kursi, Dapil II memperoleh 698 suara tidak mendapatkan kursi, Dapil III memperoleh 866 suara tidak mendapatkan kursi, Dapil IV memperoleh 332 suara tidak mendapatkan kursi, dan total 2,322 suara tidak mendapatkan kursi. Â
: Hasan Zainuddin
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.