Aksi unjukrasa Lingkar Studi Ilmu Sosial Kerakyatan (eLSISK) Kalsel itu menuntut penyamarataan kurikulum pendidikan dari pusat hingga daerah di Indonesia.
Selain itu, optimalisasi penggunaan dana pendidikan sebesar 20 persen dari APBN maupun APBD, serta realisasi sarana dan prasarana pendidikan di seluruh Indonesia./E
Pewarta: Syamsuddin HasanEditor : Abdul Hakim Muhiddin
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.