Oleh Syamsuddin Hasan

Banjarmasin, (Antaranews Kalsel) - H Muhaimin, calon anggota DPRD Kalimantan Selatan berdasarkan penghitungan sementara di "kandang sendiri" mendapat perolehan suara teratas dari pencoblosan Pemilihan Umum legislatif tahun 2014 untuk daerah pemilihan Kota Banjarmasin.


Koresponden Antara Kalsel yang melakukan pemantauan, Rabu melaporkan, calon anggota legislatif (caleg) tingkat provinsi tersebut mendapatkan suara terbanyak pada sejumlah Tempat Pemungutan Suara (TPS) Kelurahan Pemurus Dalam Banjarmasin.

Suara terbanyak terutama di sekitar tempat tinggal politisi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) tersebut, yaitu Komplek Beruntung Jaya dan sekitar, seperti TPS 21, 27, 32, 33, 34, dan TPS 35 Pemurus Dalam.

Politisi senior PDIP yang menyandang gelar sarjana hukum, magister ilmu hukum dan magister kenotariatan itu menarget minimal mendapat 500 suara di Kelurahan Pemurus Dalam pada Pemilihan Umum (Pemilu) legislatif 2014.

Sementara berdasarkan Bilangan Pembagi Pemilih (BPP) pada Pemilu 2014, untuk seorang caleg tingkat provinsi Kalsel minimal harus mendapatkan 62.500 suara.

Namun berdasarkan hasil Pemilu 2009, dengan perolehan suara belasan ribu untuk daerah pemilihan (dapil) Banjarmasin, bisa menjadi wakil rakyat di provinsi yang terdiri 13 kabupaten/kota tersebut.

Pada Pemilu 2009, untuk dapil I Kalsel yaitu Kota Banjarmasin mendapat jatah 10 anggota DPRD tingkat provinsi tersebut yang diperebutkan puluhan partai politik (parpol).

Tapi pada Pemilu 2014, dapil I Kalsel yang meliputi lima wilayah kecamatan dan kini berpenduduk mencapai 700.000 jiwa tersebut hanya mendapat jatah delapan untuk keanggotaan DPRD provinsi setempat.

Dari 10 jatah anggota DPRD Kalsel pada Pemilu 2009, yang berhasil meraih Partai Demokrat tiga, Partai Pesatuan Pembangunan (PPP) dua, selebihnya Partai Golkar, PDIP, dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) masing-masing satu orang.

  Kemudian dari Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) dan Partai Bintang Reformasi (PBR) masing-masing satu orang.   


: Hasan Zainuddin

COPYRIGHT © ANTARA 2026