Oleh Yose Rizal

Banjarbaru, (Antaranews Kalsel) - Ratusan kardus pembungkus naskah soal Ujian Nasional untuk siswa tingkat sekolah menengah atas dan sederajat Provinsi Kalimantan Selatan, rusak sehingga menimbulkan kekhawatiran lembaran soal di dalamnya ikut rusak.


Kerusakan baru diketahui setelah serah terima 900 lebih kardus berisi naskah soal yang dilakukan percetakan kepada Dinas Pendidikan Kalsel di Kantor Pos Regional IX Kalimantan di Kota Banjarbaru, Selasa.

"Hasil pengecekan, hampir 40 persen kardus pembungkus soal rusak dan dikhawatirkan lembaran soal di dalamnya ikut rusak," ujar Kepada Dinas Pendidikan Kalsel Ngadimun usai serah terima soal UN.

Menurut dia, kerusakan kardus pembungkus naskah soal UN diduga terjadi saat proses pengangkutan dari percetakan di Surabaya menggunakan kapal laut menuju Banjarbaru melalui pelabuhan Trisakti Banjarmasin.

"Kemungkinan kerusakan terjadi saat proses pengangkutan itu. Kami berharap kerusakan hanya bagian luar pembungkusnya saja, tidak sampai merusak naskah dan lembaran soal di dalamnya," ujarnya.

Dia mengatakan, pihaknya tidak bisa membuka kardus yang rusak untuk memastikan kerusakan di dalamnya karena naskah UN merupakan rahasia negara sehingga tidak bisa dibuka sebelum pelaksanaan ujian.

"Harapan kita semua, naskah soal didalamnya tidak rusak sehingga bisa digunakan saat ujian. Jika rusak maka diganti dengan naskah cadangan dan diharapkan bisa menutupi kekurangan naskah yang rusak," ujarnya.

Dia menjelaskan, sesuai jadwal yang telah disiapkan, distribusi naskah soal UN ke daerah dilaksanakan, Rabu (2/4), tetapi sebelumnya digelar rapat koordinasi mengundang disdik kabupaten dan kota seluruh Kalsel.

"Distribusi naskah soal ke daerah dilakukan lebih cepat agar diketahui jika ada kekurangan maupun hal lain yang bisa menghambat kelancaran ujian karena sisa waktu masih cukup panjang," kata dia.

Perwakilan PT Jaswindo Irfan yang menyerahkan naskah soal ke Disdik Kalsel mengatakan, kerusakan hanya terjadi pada pembungkus naskah dan jika kondisi rusaknya berat, pihaknya siap mengganti kerusakan itu.

  "Kerusakan hanya bagian luarnya, mungkin naskah di dalamnya masih bagus. Namun, jika pemeriksaan lebih lanjut diketahui rusaknya parah maka kami siap mengganti dan masih cukup waktu menggantinya," katanya.    


Editor : Asmuni Kadri

COPYRIGHT © ANTARA 2026