Oleh Ulul Maskuriah

Banjarmasin, (Antaranews Kalsel) - Warga pesisir Kabupaten Kotabaru dan Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan, berharap pembangunan dermaga dan jembatan di Desa Tanjung Samalantakan, Kecamatan Pamukan yang kini kondisinya rusak berat.


Beberapa warga yang ditemui di desa Samalantakan, Selasa, mengungkapkan, kondisi dermaga dan jembatan yang ada di daerahnya rusak parah, sehingga menyulitkan masyarakat untuk melakukan aktivitas perekonomian, terutama untuk menjual hasil laut.

"Sudah beberapa tahun terakhir, kondisi dermaga utama di daerah ini rusak parah, sehingga menyulitkan nelayan untuk mengangkut hasil tangkapannya," kata Hadriyah, pedagang besar ikan laut.

Menurut dia, pada saat musim kampanye banyak calon anggota legislatif yang menjanjikan untuk membangun dan memperbaiki berbagai fasilitas dan infrastruktur lainnya di daerah tersebut.

Namun tambah Hadriyah, begitu musim kampanye usai, dan pemilihan umum berakhir, hingga kini janji perbaikan dermaga dan jembatan tersebut, tidak kunjung terlaksana.

"Saya berharap, ada caleg yang benar-benar mau memperjuangkan dan peduli dengan warga pesisir, sehingga kamipun bisa ikut menikmati hasil pembangunan," katanya.

Salah seorang warga lainnya, Wahid mengungkapkan, pada 2011 pemerintah menjanjikan untuk pembangunan dermaga tersebut, namun berdasarkan informasi, tidak ada kontraktor yang berani membangun dermaga tersebut, karena dana yang disiapkan, tidak mencukupi untuk pembangunan dermaga pelabuhan.

"Dari pidato bapak-bapak pejabat yang datang, katanya pada 2014 ini sudah disiapkan dana Rp3 miliar untuk membangun dermaga Tanjung Samantakan ini, semoga hal tersebut benar, tidak hanya janji-janji belaka," katanya.

Para nelayan berharap, anggota DPRD perwakilan daerah mereka, bisa terus memperjuangkan harapan dan aspirasi masyarakat pesisir, baik itu jalan, jembatan dan sarana prasarana lainnya, termasuk sarana pendidikan.

Desa Tanjung Samalantakan, Kecamatan Pamukan Selatan, Kotabaru, hanya bisa ditempuh melewati jalur laut sekitar dua jam perjalanan dari Kabupaten Kotabaru dan tiga jam bila dari Kabupaten Tanah Bumbu dengan menggunakan speedboat.

Daerah dengan penduduk sekitar seribu kepala keluarga tersebut, merupakan salah satu daerah penghasil sektor perikanan dengan potensi cukup besar, untuk memenuhi kebutuhan ikan di daerah Kotabaru khususnya dan Kalsel pada umumnya.

  Dengan demikian, keberadaan dermaga yang representatif dan jalan serta jembatan yang bagus, akan sangat membantu peningkatan kesejahteraan nelayan.    


: Hasan Zainuddin

COPYRIGHT © ANTARA 2026