Banjarmasin, (Antaranews Kalsel) - Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) pada 2014 ini kembali menganggarkan biaya perawatan dan pembangunan jalan ruas Banjarmasin hingga Kotabaru sebesar Rp190 miliar.
Gubernur Kalimantan Selatan Rudy Ariffin di Kotabaru, Jumat mengungkapkan, salah satu ruas jalan yang akan diperbaiki adalah jalan dari Kotabaru - Sebelimbingan - Tanjung Serdang yang kini rusak parah.
Pembangunan tersebut, ditandai dengan dilaksanakannya syukuran yang dihadiri Gubernur Kalimantan Selatan H Rudy Ariffin, Anggota Komisi III DPR RI, Kepala Dinas Pekerjaan Umum Prov Kalsel Martinus dan pejabat lingkup Pemprov Kalsel lainnya serta ulama dan tokoh masyarakat setempat, Jumat, di Tanjung Serdang Kotabaru.
Menurut Gubernur, perbaikan dan peningkatan Jalan Kotabaru-Sebelimbingan-Tanjung Serdang yang merupakan jalan Provinsi, didanai melalui APBD Provinsi Kalsel 2014 sebesar Rp30 miliar.
"Saya harap, pembangunan jalan ini bisa kita selesaikan dalam waktu secepatnya, sehingga pada akhir 2014, seluruh jalan telah mulus," katanya.
Gubernur juga mengungkapkan, dimulainya peningkatan kualitas jalan tersebut, akan terus dilanjutkan sampai 2015 atau sampai berakhirnya masa jabatan gubernur.
Peningkatan dan perawatan jalan dari Banjarmasin sampai Kotabaru, sepanjang 800 kilometer tersebut, kata gubernur, dianggarkan sebesar Rp190 miliar.
"Insya Allah jalan menuju Kotabaru dan bahkan sampai ke perbatasan Kalimantan Timur, Tanah Grogot sudah mulus dan bisa memberikan manfaat bagi masyarakat," katanya.
Gubernur H Rudy Ariffin juga menyatakan akan memperbaiki jalan dari Tanjung Serdang ke jalan Lontar Kecamatan Pulau Laut Barat yang kondisinya rusak.
"Walaupun jalan terebut merupakan jalan kabupaten, namun pemerintah provinsi akan turut membantu memperbaikinya, melalui anggaran perubahan 2014," katanya.
Gubernur H Rudy Ariffin berharap kepada masyarakat untuk mendukung, memelihara dan menjaga infrastruktur jalan maupun jembatan yang sudah diperbaiki.
Pada kesempatan tersebut Gubernur menyerahkan bantuan tiga buah pabrik es untuk dimanfaatkan bersama para nelayan.
: Ulul Maskuriah
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.