Spesimen hasil penelusuran warga kontak langsung dengan pasien COVID-19 telah dikirimkan ke laboratorium, tinggal menunggu bagaimana perkembangan dan hasilnyaBanjarbaru (ANTARA) - Tim Gugus Tugas Percepatan, Pengendalian dan Penanganan COVID-19 Kalimantan Selatan mengirimkan 100 spesimen setiap hari ke Laboratorium Balai Teknik Kesehatan Lingkungan Pengendalian Penyakit (BTKL-PP) Kalimantan Selatan untuk dilakukan uji laboratorium melalui metode polymerase chain reaction (PCR).
Juru Bicara Tim Gugus Tugas Percepatan, Pengendalian dan Penanganan COVID-19 Kalimantan Selatan HM Muslim di Banjarbaru Selasa mengatakan, pengiriman tersebut merupakan salah satu bukti, upaya dan kerja keras tim untuk terus melakukan penelusuran terhadap warga yang kontak langsung dengan pasien COVID-19.
Menurut Muslim, saat ini yang menjadi fokus perhatian tim gugus adalah penelusuran di Pasar Antasari Banjarmasin. Di pasar terbesar di Kalimant5an Selatan tersebut telah ditemukan pasien terkonfirmasi positif dan satu diantaranya meninggal dunia.
"Spesimen hasil penelusuran warga kontak langsung dengan pasien COVID-19 telah dikirimkan ke laboratorium, tinggal menunggu bagaimana perkembangan dan hasilnya," katanya.
Ia mengatakan dengan ditemukannya kasus-kasus baru, tim gugus bisa segera melakukan tata kelola karantina terhadap pasien yang terkonfirmasi positif tersebut.
Selanjutnya, tim gugus tugas bisa segera menghentikan penyebaran kasus COVID-19 melalui upaya tracing sehingga kondisi kehidupan sosial dan ekonomi di Kalsel segera pulih.
Terkait kondisi petugas, tambah dia, saat ini para petugas dalam kondisi cukup baik, karena upaya pengamanan saat melakukan pertolongan terhadap penderita COVID-19 dilakukan dengan baik.
"Kami sangat berharap, semua pihak memathui ketentuan yang telah ditetapkan pemerintah, sehingga kasus yang ada, bisa segera dituntaskan," katanya.
Menurut Muslim, peran masyarakat sangat penting, antara lain dengan segera melaporkan diri saat menyadari telah melakukan kontak dengan pasien COVID-19 dan selalu jujur dengan petugas.
Melalui penelusuran tersebut, diharapkan tidak ada lagi klaster-klaster tambahan COVID-19.
Kasus COVID-19 di Kalimantan Selatan kembali melonjak bertambah 20 kasus dibanding Senin (4/5) sebanyak 199 kini menjadi 219 kasus.
Penambahan berdasarkan hasil tracing terdapat 17 Kasus, yaitu dari Kabupaten Barito Kuala satu kasus, Kabupaten Tapin satu kasus, Kabupaten Tanah Bumbu delapan kasus dan Banjarmasin tujuh kasus.
Sedangkan sisanya tiga kasus merupakan Pasien Dalam Pengawasan (PDP) yang berdasarkan hasil PCR dinyatakan positif COVID-19.
Pewarta: Latif ThohirEditor : Ulul Maskuriah
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.