Kotabaru, (Antaranews Kalsel) - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Kotabaru, Kalimantan Selatan, terpaksa menyetrika surat suara yang basah akibat air hujan, untuk menutupi kekurangan surat suara Pemilu.
"Sekitar 200 lembar surat suara untuk DPRD Provinsi yang basah akibat terkena air hujan, terpaksa kita setrika, kalau tidak kekurangan masih cukup besar," kata Ketua Komisi Pemilihan Umum Kotabaru M Erpan, di Kotabaru Selasa.
Meski telah menyetrikan surat suara yang basah untuk dipergunakan kembali, lanjut Erpan, KPU Kotabaru masih tetap kekurangan surat suara untuk DPRD Provinsi sebanyak 92 lembar.
Dia menjelaskan, surat suara untuk DPRD Provinsi yang dibutuhkan KPU Kotabaru sebanyak 229.992 lembar dan dikirim 231.340 lembar, tetapi kenyataanya setelah dibongkar dari dalam box hanya berjumlah 230.165 lembar, sehingga masih ada minus 1.175 lembar.
"Setelah disortir dan dilipat oleh petugas, ditemukan 200 lembar surat suara kondisi rusak ringan, dan 65 lembar rusak berat," ujarnya.
Sedangkan surat suara untuk DPR diperlukan 229.992 lembar, dikirim dalam box berisi 231.340 lembar, setelah dibongkar isi box hanya 230.631 lembar, minus 709 lembar, dalam kondisi rusak ringan 50 lembar, dan rusak berat 36 lembar.
Surat suara untuk DPD diperlukan 229.992 lembar dan dikirim dalam box berisi 231.340 lembar, setelah dibongkar isi box hanya 231.003 lembar terjadi minus 337 lembar, dalam kondisi rusak ringan 326 lembar dan rusak berat 27 lembar.
Sebelumnya, Divisi Logistik Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kotabaru Grace Y Lengkey, mengatakan, KPU Kotabaru menerima surat suara untuk DPRD kabupaten 235.350 lembar, setelah sepekan sebelumnya 694.020 lembar untuk DPRD provinsi, DPR dan DPD.
KPU merencanakan apabila semua logistik Pemilu Legislatif sudah diterima, akan mulai didistribusikan ke daerah-daerah 17 Maret 2014, melalui transportasi laut dan darat.
Editor : Asmuni Kadri
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.