Kotabaru, (Antaranews Kalsel) - Harga komoditas sembilan bahan pokok atau sembako di pasar-pasar harian dan Pasar Kemakmuran di Kabupaten Kotabaru, Kalimantan Selatan, dipengaruhi oleh kondisi cuaca yang terjadi di perairan sekitar dan Laut Jawa.
Kepala Kantor Pengelola Pasar Kotabaru, Said Ridjani Fahrani, Jumat, mengatakan, apabila kondisi cuaca di perairan sekitar hingga Laut Jawa normal, maka harga komoditas sembako juga normal, demikian pula jika sebaliknya, harganya cenderung naik.
"Karena sebagian komoditas sembako yang beredar di pasar-pasar Kotabaru dikirim dari luar daerah, terutama dari Pulau Jawa," ujarnya.
Komoditas sembako yang beredar di Kotabaru, sebagian besar dikirim dari Pulau Jawa, melalui Pelabuhan Tanjung Perak, Kali Mas, Surabaya, menuju Pelabuhan Samudera Batulicin, Kabupaten Tanah Bumbu, Kalsel.
Setelah dibongkar di Pelabuhan Samudera, barang yang dikirim melalui kontainer dan cargo biasa tersebut dikirim ke Kabupaten Kotabaru, sebagian menggunakan truk melalui pelabuhan penyeberangan Batulicin-Tanjung Serdang.
Said menjelaskan, hingga kini harga aneka sembako di pasar-pasar di Kotabaru, terutama Pasar Kemakmuran, terpantau relatif normal, dan persediaan atau stok barang cukup tidak ada kekurangan.
"Mudah-mudahan kondisi cuaca di Laut Jawa tetap normal, tidak terjadi gelombang tinggi. Jika cuaca buruk maka akan berdampak pada pendistribusian sembako dari pelabuhan di Surabaya ke daerah kita," ujarnya.
Kepala Dinas Perhubungan Kotabaru, Sugian Noor, sebelumnya mengatakan, daerahnya berencana membangun pelabuhan peti kemas dan kapal cargo di wilayah setempat.
"Dengan membangun pelabuhan sendiri, akan menekan biaya bongkar muat dan distribusi, sehingga konsumen tidak terbebani tingginya harga barang," katanya.
Sugian menerangkan, distribusi komoditas sembako melalui pelabuhan di Batulicin memerlukan biaya tinggi, dan waktu perjalanannya cukup lama.
"Tingginya biaya tersebut kenyataannya dibebankan kepada konsumen, dengan dimasukkan dalam salah satu penetapan komponen harga," ujar dia.
Terpisah Bupati Kotabaru H Irhami Ridjani, menuturkan, pihaknya berencana membangun pelabuhan peti kemas di wilayah setempat.
"Tujuannya salah satunya agar harga barang lebih murah, waktu distribusi juga lebih cepat, dan dampak positif lebih luas lagi," tambahnya.
: Ulul Maskuriah
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.