Kotabaru, (Antaranews Kalsel) - Bulog Kabupaten Kotabaru, Kalimantan Selatan, menargetkan bisa mnyerap beras hasil panen petani lokal sebanyak 3.000 ton, untuk memenuhi kebutuhan beras untuk rumah tangga miskin di Kotabaru dan Kabupaten Tanah Bumbu.
"Anggaran 2014 kita mendapat tugas untuk membeli beras lokal 3.000 ton, sama dengan target pembelian periode sebelumnya," kata Kepala Bulog Kotabaru, Rony Harianto, di Kotabaru, Rabu.
Pembelian beras lokal tersebut, pemerintah menetapkan dengan harga pemerintah Rp6.600 per kg, sama dengan Harga Pembelian.
Pemerintah (HPP) periode 2013.
Roni menjelaskan, pembelian beras lokal tersebut baru bisa dilakukan pada Maret atau April, mengingat petani baru panen raya sekitar bulan tersebut.
Periode 2013 Bulog Kotabaru hanya mampu menyerap beras lokal 1.380 ton dari target 3.000 ton, yang sebagian besar beras tersebut dibeli dari kelompok tani di Kabupaten Tanah Bumbun dan sisanya diperoleh dari petabi di Kotabaru.
Menurut Kepala Bulog, tidak terealisasinya target 3.000 ton karena harga beras lokal lebih tinggi daripada harga beras yang ditetakan pemerintah.
Dia mengemukakan, peneyerapan beras lokal merupakan upaya pengamanan pemerintah dalam menjaga atau menstabilkan harga beras, agar petani tidak merugi.
Karena sering terjadi, pada musim panen raya harga beras, tingkat masyarakat murah, hal ini membuat petani merugi.
 Apabila harga beras lokal sudah lebih tinggi dari HPP, maka Xulog akan membeli beras dari daerah lain, terutama daerah yang menjadi sentra padi dan harga berasnya lebih rendah dari HPP.
(T.I022/B/B012/B012) 19-02-2014 11:58:54
: Hasan Zainuddin
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.