Oleh Syamsuddin Hasan

Banjarmasin, (Antaranews Kalsel) - Pertemuan Komisi IV DPRD Kalimantan Selatan dengan manajemen PT PLN Wilayah Kalimantan Selatan dan Tengah (Kalselteng), serta Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi tingkat provinsi tersebut, seakan menjadi ajang kampaye Pemilihan Umum 2014.


Pasalnya dalam pertemuan di "Rumah Banjar" (Gedung DPRD Kalsel), Jalan Lambung Mangkurat Banjarmasin, Selasa, di antara anggota Komisi IV bidang kesra dan membidangi ketenaga kerjaan itu, ada yang nyeletok dan terkesan seperti kampanye.

Kesan kampanye itu bermula dari H Asmara Yanto, anggota Komisi IV DPRD Kalsel dari Partai Bintang Reformasi (PBR) membicarakan masalah arusansi/jaminan sosial bagi pekerja, kalau terjadi kecelakaan kerja.

Politisi PBR yang mencalon kembali sebagai anggota DPRD Kalsel itu lewat Partai Hanura, menyarankan, agar PLN berusaha mengasuransikan pekerja pelayanan di lingkup Badan Usaha Milik Negara (BUMN) itu ke PT Asuransi Jasa Raharja Putra.

"Kan sama-sama BUMN mungkin tidak masalah. Karena dari Jasa Raharja Putra akan memberikan santunan kepada pekerja yang meninggal dunia sebab kecelakaan kerja sebesar Rp50 juta," ungkapnya.

"Memang kematian itu bukan kita kehendaki, namun yang namanya umur siapa tahu. Tapi kalau pekerja yang meninggal karena kecelakaan kerja itu terlindungi asuransi Jasa Rahaja Putra, akan meringankan beban keluarga yang ditinggalkan," lanjutnya.

Menurut dia, mengingat arti pentingnya asuransi tersebut, sehingga secara pribadi dirinya juga bermaksud mengasuransikan pendukung/tim suksesnya pada Pemilu 2014.

"Tapi oleh karena ada asuransi dari pasangan WIN-HT yang notabene masing-masing sebagai Ketua Umum DPP Hanura dan Ketua Pembina Hanura Pusat, maka saya anggap asuransi tersebut sudah cukup memadai," demikian Asmara.

Kemudian Sekretaris Komisi IV bidang kesra DPRD Kalsel Candra Kusuma yang memimpin pertemuan dengan manajemen PLN Kalselteng dan Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Nakertrans) provinsi tersebut membalas kesan kampanye Asmara Yanto itu.

"Masalah ketenaga kerjaan di PLN ini, saya tidak perlu ke Jakarta menemui Menteri BUMN Dahlan Iskan. Karena beliau akan ada di Banjarmasin dalam rangka konvensi calon presiden dari Partai Demokrat," ujarnya.

Politisi muda Partai Demokrat Kalsel yang juga kembali mencalon sebagai anggota DPRD tingkat provinsi itu berkata sambil tersenyum, sembari memandang rekannya satu komisi Asmara Yanto caleg dari Hanura.

Sementara itu Kepala Dinas Nakertrans Kalsel Antonius Simbolun sambil bercanda, mengingatkan 9 April yang merupakan hari pencoblosan Pemilu 2014.

"Jangan lupa kita datang ke tempat pemungutan suara (TPS) pada 9 April 2014, untuk melakukan pilihan terhadap wakil-wakil rakyat kita," kata Anton dengan dialek asal kampung halamannya Sumatera Utara itu.

  Suasana pertemuan ketika itu, yang membicarakan masalah ketenaga kerjaan atau tenaga alih daya lingkup pelayanan PLN, menjadi ramai, tak ada ketegangan atau emosional.    


: Hasan Zainuddin

COPYRIGHT © ANTARA 2026