Oleh Yose Rizal

Banjarbaru, (Antaranews Kalsel) - Kota Banjarbaru Provinsi Kalimantan Selatan diguyur hujan lebat, Rabu siang sejak pukul 13.00 Wita dan masih terus berlangsung hingga pukul 15.00 Wita sehingga warga mengkhawatirkan menimbulkan banjir seperti awal Januari lalu.


Kepala Badan Meteorologi Klimatologi Geofisika Stasiun Klimatologi Banjarbaru Purwanto, Rabu mengatakan, hujan yang mengguyur Banjarbaru intensitasnya tergolong sedang mencapai 39 milimeter.

"Intensitas hujan masuk kategori sedang yakni 39 milimeter dalam satu jam, dan sekarang memang masih dalam kondisi puncak musim hujan sehingga hujan lebat masih sangat berpotensi muncul," ujarnya.

Dikatakan, tingginya intensitas hujan berpotensi menimbulkan banjir karena banyaknya volume air yang turun sehingga alur sungai tidak mampu menampung termasuk drainase yang kurang berfungsi.

Kekhawatiran munculnya banjir akibat Sungai Kemuning yang meluap maupun drainase yang tidak mampu menampung air hujan disampaikan beberapa warga Banjarbaru terutama yang bermukim di dataran rendah.

"Hujannya lebat sekali sehingga kami khawatir air Sungai Kemuning kembali meluap membanjiri tempat tinggal kami," ujar Udin warga Gang Keluarga Kelurahan Loktabat Selatan Banjarbaru Selatan.

Ia mengatakan, biasanya saat hujan lebat mengguyur dengan durasi satu hingga dua jam, aliran sungai yang membelah Kota Banjarbaru itu meluap dan airnya menggenangi kawasan terutama dataran rendah.

Kondisi itu, kata dia, sudah menjadi "langganan" setiap turun hujan lebat sehingga warga sudah mengantisipasi mengamankan barang-barang yang berharga dan peralatan elektronik ke tempat yang lebih tinggi.

"Banyak warga yang mengangkat kasur dan peralatan elektronik ke tempat yang lebih tinggi sehingga aman dan terhindar bahaya korsleting listrik, juga ada yang menaruh barang ke rumah tetangga," ungkapnya.

Sementara itu, hujan lebat yang berlangsung selama dua jam lebih membuat sejumlah titik di Banjarbaru tergenang air dengan ketinggian yang bervariasi dan cukup mengganggu aktivitas maupun lalu lintas.

Genangan air muncul di ruas Jalan Ahmad Yani Km 33 dan depan Kampus Unlam Banjarbaru Km 36 dengan ketinggian mencapai 30 centimeter sehingga mengganggu arus lalu lintas di jalan protokol itu.

Hingga pukul 15.00 Wita wilayah Banjarbaru masih diguyur hujan namun intensitasnya sudah mulai reda sehingga aktivitas dan arus lalu lintas kembali lancar meski pun beberapa titik masih digenangi air.   


Editor : Asmuni Kadri

COPYRIGHT © ANTARA 2026