Banjarmasin, (Antaranews Kalsel) - Badan Pusat Statistik Kalimantan Selatan mengungkapkan, kondisi ekonomi konsumen atau masyarakat pada umumnya di provinsi tersebut pada Triwulan IV (Oktober - Desember) 2013, lebih baik dibandingkan triwulan sebelumnya.
"Hal itu berdasarkan anggapan secara umum, yakni Indeks Tendensi Konsumen (ITK) di provinsi yang terdiri 13 kabupaten/kota ini pada Triwulan IV-2013 sebesar 105,74," ungkap Kepala BPS Kalsel Dyan Pramono Effendy, di Banjarmasin, Rabu.
"Keadaan tersebut, menunjukkan tingkat optimisme konsumen di Kalsel pada Triwulan IV-2013 lebih tinggi dibandingkan dengan Triwulan III (Juli - September) 2013," lanjutnya.
Sementara perkiraan ekonomi konsumen di provinsi yang kini berpenduduk 3,6 juta jiwa tersebut, pada Triwulan I (Januari - Maret) 2014, berdasarkan nilai ITK sebesar 104,16.
"Dengan perkiraan itu pula, berarti konsumen masih optimis, bahwa kondisi ekonomi mereka pada Triwulan I-2014 diperkirakan akan lebih baik dibandingkan Triwulan IV-2013," tambahnya.
Menurut dia, membaiknya persepsi masyarakat tersebut tidak terlepas dari persepsi mereka terhadap tiga komponen penyusun indeks, yaitu pendapatan, pengaruh inflasi terhadap konsumsi makanan, serta komponen konsumsi makanan dan nonmakanan.
"Pencapaian indeks ketiga komponen tersebut yang secara umum menunjukkan nilai lebih dari 100 atau searah dengan kondisi secara nasional yang besaran ITK-nya juga lebih besar dari 100," lanjutnya.
Sementara komponen pendapatan rumah tangga (indeks = 107,24). Meningkatnya nilai indeks komponen ini seiring membaiknya kondisi perekonomian Kalsel Triwulan IV-2013.
Indikator membaiknya perekonomian tersebut tampak dari kinerja sektor ekonomi yang mendorong mesin ekonomi pada triwulan itu, terutama sektor tersier, di antaranya sektor perdagangan tumbuh 5,96 persen dan sektor jasa 5,83 persen.
"Kondisi tersebut masih diperkuat oleh pertumbuhan konsumsi rumah tangga pada Triwulan IV-2013 yang mencapai 2,05 persen," lanjutnya dalam jumpa pers di Kantor BPS Kalsel, Jalan KS Tubun (Pekauman) Banjarmasin.
Sedangkan komponen pengaruh inflasi terhadap konsumsi makanan (indeks = 103,94), selama Triwulan IV-2013 inflasi bulanan di Kalsel lebih rendah dibandingkan dengan inflasi bulanan selama Triwulan III-2013, demikian Dyan Pramono.
Editor : Asmuni Kadri
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.