Oleh Yose Rizal

Banjarbaru,  (Antaranews.Kalsel) - Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Intan Banjar Provinsi Kalimantan Selatan, menargetkan penambahan 22.413 pelanggan baru selama 2014 yang tersebar di Kota Banjarbaru dan Martapura serta Kabupaten Banjar.

"Target sebanyak itu sesuai dengan upaya mencapai Tujuan Pembangunan Millenium (MDGs) bidang air bersih yang dicanangkan pencapaiannya pada 2016," ujar Direktur Utama PDAM Intan Banjar, Syaiful Anwar di Banjarbaru, Minggu.

Ia mengatakan saat ini cakupan pelayanan air bersih mencapai 42 persen dengan jumlah rumah tangga terlayani sebanyak 46.946 sambungan rumah tersebar di Kota Banjarbaru dan Kabupaten Banjar.

Syaiful menjelaskan MDGs 2016 menetapkan target cakupan pelayanan air bersih sebesar 68 persen dengan jumlah pelanggan diperhitungkan sebanyak 68.000 sambungan rumah.

"Oleh karena itu, jumlah pelanggan baru yang harus dicari sebanyak 22 ribu sehingga bisa mencapai MDGs yang merupakan program nasional," ujar Syaiful didampingi Direktur Umum PDAM Intan Banjar, Harmadi Budi Santoso.

Menurut dia, pihaknya berupaya menggali potensi pelanggan baru baik rumah tangga, niaga maupun industri yang tumbuh dan berkembang di Kota Banjarbaru maupun Martapura.

Ia menyebutkan pelanggan baru rumah tangga semakin bertambah dengan tumbuh dan berkembangnya kawasan permukiman baru yang tersebar hampir di seluruh wilayah.

"Kawasan pemukiman di Kota Banjarbaru banyak tumbuh di Jalan Trikora hingga Kecamatan Landasan Ulin, sedangkan pemukiman baru di Kabupaten Banjar di Kecamatan Astambul dan Mataraman," sebutnya.

Sementara, pelanggan kategori niaga dan industri bisa ditingkatkan dengan dibangunnya kawasan pergudangan seperti di Kecamatan Liang Anggang Kota Banjarbaru dan Kecamatan Gambut, Kabupaten Banjar.

"Seluruh potensi pelanggan baru akan digarap sehingga bisa mencapai MDGs sekaligus semakin menambah penerimaan bagi PDAM," ujar Syaiful yang sebelumnya menjabat Direktur umum perusahaan daerah itu.

Ia mengatakan untuk mengimbangi pencapaian target pelanggan baru, PDAM akan menambah kapasitas produksi Instalasi Pengolahan Air (IPA) II Pinus dari produksi semula 180 liter per detik menjadi 400 liter per detik.

"Sesuai rencana strategis yang disiapkan, penambahan kapasitas produksi IPA II Pinus itu dijadwalkan mulai April 2014 sehingga diharapkan mampu melayani pelanggan baru," katanya.


: Imam Hanafi

COPYRIGHT © ANTARA 2026