Oleh Imam Hanafi

Kotabaru, (Antaranews.Kalsel) - Dinas Cipta Karya Permukiman dan perumahan Kabupaten Kotabaru, Kalimantan Selatan, hingga tahun 2021 semua kecamatan di kabupaten tersebut sudah mempunyai pengelolaan air bersih standar Instalasi Kota Kecamatan (IKK).

"Kalau setiap tahun bisa membangun dua IKK, maka tujuh tahun lagi atau sekitar tahun 2021 semua kecamatan sudah punya IKK," kata Kepala Dinas Cipta Karya Permukiman dan perumahan Kotabaru H Akhmad Rivai, di Kotabaru, Sabtu.

Rivai menegaskan, pascapemekaran wilayah Kabupaten Kotabaru memiliki 21 kecamatan, sementara jumlah IKK yang sudah dibangun baru tujuh IKK.

Tujuh kecamatan yang sudah memiliki IKK, Kecamatan Pulaulaut Utara, Kelumpang Hilir, Pamukan Utara, Pamukan Barat, Pulaulaut Barat, Sungai Durian, dan Kelumpang Hulu.

Terpisah, Rivai mengemukakan, mendukung target pembangunan IKK di semua kecamatan di Kotabaru, anggaran 2013 Dirjen Cipta Karya mengirim konsultan melakukan penelitian di Kotabaru untuk kebutuhan terkait Detail Engineering Design (DED) IKK.

Penelitian yang dilakukan konsultan itu meliputi, perencanaan tekhnis yang diperlukan dalam penyusunan DED IKK di lima kecamatan di Kotabaru, yakni, Kecamatan Kelumpang Selatan, Kelumpang Utara, Kelumpang Tengah, Pulau Laut Timur dan Pulau Sebuku.

Anggaran 2014 Kotabaru berencana membangun dua intalasi kota kecamatan untuk antisipasi kekurangan air bersih di daerah yang belum terlayani oleh PDAM setempat.

Sebelumnya Rivai menuturkan, dua kecamatan tersebut Pulaulaut Barat dan Sungai Durian, dengan dana Rp14,2 miliar dan masing-masing Rp7,1 miliar.

Rivai menambahkan, sebagian besar masyarakat Kotabaru di daerah masih menikmati air yang diperoleh dari sumur gali, sungai, dan embung yang ada di sekitar tempat tinggalnya. Bahkan, kata dia, mereka juga mengambil air untuk keperluan sehari-hari itu berkilo-kilometer dari rumahnya.

Menurut mantan Kepala Dinas Pertambangan dan Energi tersebut menegaskan bahwa setiap tahun pihaknya menargetkan bisa membangun sedikitnya dua IKK sehingga dalam beberapa tahun ke depan semua kota kecamatan di Kotabaru sudah memiliki sarana air bersih sesuai dengan standar.

Selain memperbanyak IKK, Dinas Cipta Karya bersama Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) yang lainnya juga memperbanyak program-program sarana air bersih melalui dana pemerintah pusat dan bank dunia.

"Tujuannya hanya satu, yakni agar kualitas kesehatan dan taraf hidup masyarakat Kotabaru akan semakin baik," kata Rivai.

Sebelumnya, Direktur Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kotabaru Zulkifli A.R. menyatakan bahwa pihaknya melakukan lobi-lobi dengan pemerintah pusat dan pihak-pihak swasta lainnya untuk mempercepat pemerataan pembangunan sarana air bersih di Kotabaru.


: Imam Hanafi

COPYRIGHT © ANTARA 2026