Tanjung, (Antaranews Kalsel) - Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Tabalong, Kalimantan Selatan, Erwan mengatakan sebanyak delapan desa akan menerima program penyediaan air minum dan sanitasi berbasis masyarakat (Pamsimas) dari Kementerian Pekerjaan Umum.
"Rencananya ada 12 desa yang akan melaksanakan program Pamsimas namun yang dibantu melalui dana APBN hanya delapan desa sesuai SK Dirjen Cipta Karya," jelas Erwan di Tanjung, Selasa.
Sisanya empat desa mendapat dukungan dana dari APBD dalam progam sistem penyediaan air minum bagi masyarakat, katanya.
Desa sasaran Pamsimas masing-masing Desa Talan, Desa Garunggung, Desa Kasiau Raya, Desa Kembang Kuning, Desa Bongkang, Desa Bumi Makmur, Desa Mangkupum, Desa Kampung Baru, Desa Simpung Layung, Desa Uwie, Desa Wayau dan Desa Salikung.
Besar bantuan dana untuk pelaksanaan Program Pamsimas di tiap desa tambah Erwan bervariasi tergantung tingkat kebutuhan masyarakat atau jumlah penduduk yang belum menggunaan sumber air.
"Ada beberapa parameter yang menjadi acuan dalam pemberian dana bantuan di antaranya jumlah penduduk yang belum menggunakan sumber air, tingkat penggunaan jamban dan kasus diare yang terjadi," tambah Erwan.
Alokasi dana Program Pamsimas dari Kementerian PU untuk Tabalong sebanyak Rp1,76 miliar dari total yang diterima Kalsel pada tahun 2014 sebanyak Rp21,34 miliar.
Menurut Kordinator Program Pamsimas Tabalong Zainor Rahman mengatakan sesuai SK Dirjen Cipta Karya nomor 79/KPTS/DC/2013, desa sasaran Program Pamsimas di Tabalong hanya delapan desa dan tiap desa harus menyediakan dana swadaya sebesar 20 persen untuk pelaksanaan program ini.
 "Dana APBN hanya 80 persen yang diberikan kepada desa sasaran dan sisanya 20 persen harus disiapkan masing-masing desa," jelas Zainur.  Â
: Hasan Zainuddin
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.