Banjarbaru, (Antaranews.Kalsel) - Kepolisian Resor (Polres) Kota Banjarbaru, Kalimantan Selatan, menjaga keamanan sebelas gereja untuk memberikan keamanan dan ketenangan umat Nasrani menjalankan peribadatannya selama Natal.
Kepala Bagian Operasi Polres Banjarbaru AKP Yakob, Senin mengatakan, pihaknya menempatkan belasan personil kepolisian pada sebelas gereja yang tersebar di kota itu selama berlangsungnya peribadatan.
"Satu gereja ada yang dijaga belasan personil kepolisian mulai dari 15 hingga 20 anggota polisi baik yang berseragam lengkap maupun pakaian biasa, tergantung banyaknya jemaat yang beribadah di tempat itu," ujarnya.
Ia mengatakan, pengamanan dilakukan terpusat di gereja terutama gereja yang jumlahnya mencapai ratusan orang diantaranya Gereja Kalimantan Evangelis, Gereja Bunda Maria dan Gereja GPIB Effata
Dijelaskan, mantan Kabag Ops Polres Hulu Sungai Tengah Kalsel itu penempatan personil di gereja dilakukan bergantian sesuai jadwal peribadatan sehingga seluruh jemaat merasa aman dan tenang menjalankan ibadahnya.
"Pengamanan gereja ini merupakan bagian dari Operasi Lilin 2013 yang dilaksanakan Polres Banjarbaru dengan sasaran pengamanan kegiatan masyarakat terutama umat nasrani yang menjalankan peribadatan di gereja," jelasnya.
Dikatakan, pihaknya tidak melakukan sterilisasi terhadap sebelas gereja yang melaksanakan peribadatan tetapi tetap berkoordinasi dengan Detasemen Gegana Brimob Polda Kalsel di Guntung Payung Banjarbaru.
"Sejauh ini, rencana pengamanan hanya menempatkan personil di setiap gereja dan tidak sampai melakukan sterilisasi, tetapi kami sudah berkoordinasi dengan Detasemen Gegana Brimob sebagai antisipasi," ujarnya.
Ditambahkan, situasi dan kondisi Kota Banjarbaru kondusif dan tidak ada ancaman yang dapat mengganggu ketenangan, keamanan dan ketertiban masyarakat sehingga diharapkan situasi tersebut tetap terjaga.
"Situasi kondusif dan kami tidak melihat adanya ancaman seperti teror bom maupun konflik antarumat. Namun, kami tetap waspada karena situasi bisa berubah setiap saat," katanya.
: Imam Hanafi
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.