Oleh Syamsuddin Hasan

Banjarmasin, (Antaranews Kalsel) - Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kalimantan Selatan mengaku, dana reses yang mereka terima, tak mencukupi untuk biaya kegiatan reses tersebut.

"Memang kalau dihitung-hitung atau dikalkulasi secara rinci, dana reses yang kami terima, tidak cukup untuk biaya kegiatan reses tersebut," ujar Wakil Ketua DPRD Kalsel H Riswandi, di Banjarmasin, Kamis.

"Memang kalau cuma mengandalkan atau mengharap dana reses, untuk melakukan reses, mungkin masa reses tersebut terlewatkan," lanjut politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) itu.

Padahal, menurut anggota DPRD Kalsel dua periode dari PKS itu, kegiatan reses tersebut mempunyai arti penting, baik selaku wakil rakyat secara pribadi maupun kelembagaan.

"Secara pribadi, kita dapat menjalin dan lebih mengeratkan hubungan silaturahim dengan masyarakat luas, terutama para konstituen," lanjutnya menjawab Antara Kalsel.

"Kemudian secara kelembagaan, kegiatan reses tersebut, baik langsung maupun tidak langsung sebagai media penyampaian aspirasi masyarakat dalam bentuk formal maupun informal," tambahnya.

Oleh sebab itu, mantan pegawai Departemen Keuangan Republik Indonesia tersebut, kurang sependapat kalau ada rekannya sesama anggota Dewan tak melaksanakan masa reses karena alasan dana reses tidak mencukupi.

"Kan sudah menjadi komitmen kita saat mau menjadi wakil rakyat, untuk melaksanakan tugas dan fungsi sebagai legislator dengan sebaik-baiknya," demikian Riswandi.

Pendapat senada dari Ketua Fraksi Partai Golkar DPRD Kalsel H Puar Junaidi, seraya menambahkan, dana reses tersebut jangan cukup untuk membiayai kegiatan reses, bahkan sering kali menombok (menambah) dengan uang pribadi.

"Karena kalau cuma mengandalkan dana reses, maka kemungkinan kegiatan reses kita tidak maksimal atau kurang mencapai sasaran dari tujuan reses tersebut," tandas Ketua Komisi III DPRD Kalsel itu.

"Tapi tak masalah, walau harus keluar uang pribadi. Namun yang terpenting bagi kita sasaran reses tercapai, dan masyarakat atau konstituen merasa diperhatikan," demikian Puar.


: Ulul Maskuriah

COPYRIGHT © ANTARA 2026