Banjarmasin, (Antaranews Kalsel) - Ketua Komisi I Bidang Hukum dan Pemerintahan DPRD Kalimantan Selatan Achmad Bisung mengatakan uji kepatutan dan kelayakan calon anggota Komisi Informasi Publik di provinsi ini belum terjadwal.
"Memang Desember 2013 belum ada jadwal untuk uji kepatutan dan kelayakan calon anggota KIP Kalsel," katanya, sebelum bertolak ke Batam, Kepulauan Riau (Kepri), Rabu, untuk melakukan studi banding.
Menurut dia, begitu pula surat permintaan atau laporan dari panitia seleksi calon anggota KIP tersebut, belum diterima pihaknya sampai saat ini.
Ia memperkirakan uji kepatutan dan kelayakan calon anggota KIP Kalsel itu Junuari 2014, karena pada Desember 2013 jadwak kegiatan DPRD provinsi cukup padat.
Anggota DPRD Kalsel dua periode dari Partai Demokrat itu berjanji, akan melakukan uji kepatutan dan kelayakan secara profesional terhadap calon anggota KIP tersebut.
"Kami akan melakukan uji kepatutan dan kelayakan seobjektif mungkin terhadap calon anggota KIP itu. Karena mereka yang kita harapkan dapat mengawal keterbukaan informasi publik," demikian Achmad Bisung.
Sementara itu, wartawan yang tergabung Journalist Parliament Community (JPC) Kalsel berharap, penentuan kelulusan calon anggota KIP tersebut berdasarkan peringkat nilai tertinggi.
"Sebab bila penentuan kelulusan berdasarkan loby-loby, bukan pada peringkat nilai dikhawatirkan bisa menimbulkan permasalahan di kemudian hari," tandas komunitas wartawan parlemen tersebut.
Sebelumnya, Sekretaris Komisi I DPRD Kalsel Soegeng Soesanto menyatakan, tidak ada kapling-kaplingan dalam penentuan kelulusan calon anggota KIP itu.
"Begitu pula, selain berdasarkan peringkat nilai dalam menentukan kelulusan calon anggota KIP itu, kami juga akan melihat rekam jejak kepribadian yang bersangkutan," ujar politisi Partai Amanat Nasional tersebut.
"Rekam jejak kepribadian itu termasuk keseriusan dan kepatuhan terhadap janji saat yang bersangkutan menduduki jabatan pada kelembagaan tertentu," demikian Soegeng.
Dari 52 pendaftar untuk menjadi anggota KIP Kalsel, terakhir hanya 16 orang yang bakal mengikuti uji kepatutan dan kelayakan dari DPRD provinsi tersebut.
Sejumlah mereka yang bakal mengikuti uji kepatutan dan kelayakan itu, terdapat nama Samsul Rani, yang sebelumnya menjadi Ketua KPID Kalsel, serta beberapa orang wartawan, antara lain Marliyana dan Nurhikmah.
: Hasan Zainuddin
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.