"Saat ini atlet kita latihan secara terpisah dengan menyewa lapangan sehingga tidak teratur, kalau lapangan dikelola sendiri mudah untuk melakukan pembinaan," kata Teguh Djuandi, Ketua Pelti Kalsel usai pembukaan Rakerda Pelti Kalsel di Banyan Room Hotel Royal Jelita Banjarmasin, Jumat (6/12).
Sejak memimpin Pelti Kalsel, Teguh Djuandi mengajukan permohonan kepada Pemprov Kalsel agar diberi izin mengelola lapangan tenis Dharma Praja, artinya sudah delapan tahun lalu.
"Pelti pasti bisa mengelola untuk peningkatan prestasi atlet," kata Teguh.
Dengan mengelola lapangan Pelti Kalsel bisa menjadwal latihan dengan berkesinambungan tanpa harus terganggu oleh jadwal orang lain.
Pewarta: Herry Murdy HermawanEditor : Abdul Hakim Muhiddin
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.