"Saya menawarkan HLC juga digelar tenis selain sepakbola yang sudah berjalan," kata H Sulaiman HB saat memberikan sambutan sebelum membuka rapat kerja Pelti Kalsel di Banyan Room Hotel Royal Jelita Banjarmasin, Jumat (6/12).
Pelti Kalsel menggelar rapat kerja untuk menyusun program kerja diantaranya pembinaan atlet sedini mungkin menghadap babak pra kualifikasi PON XIX 2016 di Jawa Barat.
"Bangga Pelti Kalsel menggelar rapat kerja yang menunjukan organisasi berjalan dengan baik sesuai AD ART dan dapat menghasilkan program kerja dalam menghadapi Kejurnas dan Prapon," kata H Sulaiman HB dengan berharap cabang tenis mampu lolos ke PON XIX 2016 di Jawa Barat kelak.
Minimnya kejuaraan, terutama kelompok umur mendorong Ketua Umum KONI Kalsel tersebut menyarankan kejuaraan tenis di tiap peringatan Hari Jadi Kabupaten dan Kota se Kalsel, disamping Haji Leman Cup 2014. Sementara PB Peltisudah mematok usia peserta cabor tenis di PON maksimal 21 tahun.
"Kita akan programkan memperbanyak kejuaraan kelompok umur sehingga dapat mengangkat prestasi dan regenerasi atlet daerah," kata Teguh Djuandi, Ketua Pelti Kalsel.
Diakui kejuaraan yang digelar di Kalsel lebih bersifat terbuka bukan pada kelompok umur, sehingga pada rakerja kali ini akan dilakukan koordinasi se Kalsel untuk meningkatkan kejuaraan bagi bibit petenis banua.
Editor : Abdul Hakim Muhiddin
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.