Badan Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana Tabalong memberikan bantuan modal bagi usaha peningkatan pendapatan keluarga sejahtera dengan target 100 kelompok pada tahun ini.

Menurut Kasubid Pemberdayaan Perempuan dan kesejahteraan keluarga, Norherliati SSO, di Tanjung, Jumat, masing-masing kelompok akan mendapatkan bantuan modal usaha maksimal Rp5 juta tergantung jenis usaha yang akan dilakukan.

"Dana tersebut untuk membantu para akseptor keluarga berencana yang memiliki minat terhadap usaha tertentu dan melalui program UPPKS bisa membantu kesulitan modal mereka," jelas Norherliati.

Ia menargetkan 100 kelompok UPPKS bisa mendapatkan bantuan modal dan dari kelompok yang terdaftar di data basis online, terbanyak di Kecamatan Jaro dan Murung Puda masing-masing 16 kelompok.

"Bentuk usaha yang dilakukan para ibu selain berupa simpan pinjam, juga usaha industri rumah tangga dan pertanian, tergantung minat masing-masing kelompok,"  tambah Norherliati.

Dari perkembangan kelompok UPPKS di Tabalong hingga 2010, total asetnya mencapai Rp190 juta dengan persentase pertumbuhan modal sebesar 56,44 persen,
    Program UPPKS sendiri dananya selain bersumber dari APBD juga bantuan dari APBN, dengan perkembangan modal yang terus meningkat tiap tahunnya.

Saat ini dari 131 desa di Tabalong hingga 2010 terdata sekitar 101 kelompok dan sudah 57 kelompok yang mendapat bantuan modal.

"Program bantuan modal sudah dilaksanakan sejak 2007 baik melalui APBN maupun APBD," tambahnya.(mia/B)


Editor : Ulul Maskuriah

COPYRIGHT © ANTARA 2026