Staf Humas PT Pertamina Aset 5 Lapangan Tanjung Zuraida Saputri, Jumat, menyebutkan bahwa perbaikan tersebut sebagai tindak lanjut program tanggung jawab sosial di wilayah operasional perusahaan dan tahun ini program pengolahan instalasi biogas hanya untuk pengawasan dan perbaikan instalasi atau kompor yang rusak.
"Mungkin karena faktor usia, sejumlah kompor di lokasi pengolahan biogas rusak, karena itu kita tindaklanjuti dengan melakukan perbaikan agar bisa dimanfaatkan warga," jelas Zuraida.
Program tanggung jawab sosial perusahaan migas ini berupa pembuatan instalasi biogas sudah direalisasikan di Desa Masukau, Kelurahan Gunung Sari dan Kelurahan Pandan Sari Kecamatan Murung Pudak.
Bekerja sama dengan Dinas Tanaman Pangan, Peternakan dan Perikanan Tabalong, pembuatan instalasi biogas bisa menjadi energi alternatif yang memanfaatkan kotoran sapi.
Pengolahan instalasi biogas selain dilaksanakan oleh Pertamina melalalui tanggung jawab sosialnya juga dilakukan oleh Distanakkan masing-masing di Kecamatan Tanjung, Jaro, Haruai dan Bintang Ara dengan jumlah delapan unit biodigester (instalasi pengolahan).
Pewarta: Herlina LasmiantiEditor : Asmuni Kadri
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.