Kotabaru, (Antaranews.Kalsel) - Ketua DPRD Kabupaten Kotabaru, Kalimantan Selatan, H Alpidri Supian Noor, meminta semua anggota dewan agar lebih peka terhadap aspirasi masyarakat, sehingga hasil pembangunan daerah dapat benar-benar dirasakan semua masyarakat "Bumi Saijaan".
"Kepada anggota dewan agar segera menindak lanjuti apa yang menjadi keinginan dan permasalahan masyarakat," jelas Alpidri, Senin, dalam menyikapi masih banyak keluhan-keluhan masyarakat belum meratanya pembangunan di Kotabaru.
Sebagai wakil rakyat, kata ketua DPRD, anggota legislatif harus bisa mengayom, membela, dan menyalurkan aspirasi rakyat demi kepentingan pembangunan.
"Wakil rakyat bukan hanya duduk manis di gedung DPRD, melainkan harus terus berusaha sekuat tenaga untuk memperjuangkan aspirasi rakyat," jelas Alpidri.
Agar dapat membantu menyelesaikan persoalan-persoalan di masyarakat, anggota dewan juga harus meningkatkan kemampuan diri, melalui pendidikan, pelatihan, dan media yang lainnya, seiring dengan beraneka macamnya persoalan yang muncul di masyarakat.
Era reformasi, publik menuntut akan profesionalisme kinerja para anggota DPRD, agar bisa memberikan yang terbaik buat masyarakat.
"Ditengah gencar-gencarnya lembaga penegak hukum melakukan penindakkan terhadap pelaku korupsi, anggota dewan hendaknya bisa memberikan contoh, pribadi yang baik kepada masyarakat luas," tegasnya.
Kader Partai Golongan Karya ini menambahkan, tugas utama yang saat ini akan segera dilaksanakan adalah dengan melakukan penyerapan aspirasi masyarakat, mendengar, melihat, dan melakukannya.
"Apabila hanya mendengar, melihat, tanpa langsung bersentuhan dengan masyarakat, maka akan banyak permasalahan rakyat yang terkesan tidak berjalan," imbuhnya.
Oleh karena itu, semua anggota dewan harus benar-benar merakyat, untuk mewujudkan Kabupaten Kotabaru yang sejahtera dan mandiri.
Editor : Abdul Hakim Muhiddin
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.