Oleh Gunawan Wibisono

Banjarmasin, (Antaranews.Kalsel) - Para sopir yang berkumpul di kawasan kecamatan Bati-Bati Kabupaten Tanah Laut,Kalimantan Selatan, diduga melakukan pengerusakan terhadap beberapa mobil yang diketahui sebagai taksi gelap.

Kasat Lantas Polres Tanah Laut, Indraweany Panji Yoga Sik, Senin saat dihubungi melalui telepon genggamnya, mengatakan kejadian tersebut terjadi sekitar pukul 10.00 wita di jalan wilayah Kecamatan Bati-Bati.

Ada sekitar tiga mobil yang dirusak para sopir itu, diantaranya dua mobil dirusak dengan kaca dipecah dan satu mobil dibalik dengan sebelumnya penumpang dikeluarkan lebih dulu.

Bukan itu saja, dalam kejadian tersebut, tidak ada korban jiwa namun para sopir yang diduga taksi gelap tersebut menderita kerugian meteril akibat kejadian itu.

Dikatakan, polisi saat kejadian itu tidak bisa melakukan tindak hukum karena para sopir masih terbawa emosi akibat keberadaan para taksi gelap yang diduga mengambil penghasilan mereka.

Selanjutnya, polisi hanya memberikan pengarahan dan pembinaan untuk mereda emosi para aksi sopir tersebut agar tidak terus bertindak anarkis.

"Kita berikan pembinaan dan arahan terhadap para sopir ditempat kejadian, agar permasalahan ini diserahkan kepihak instansi yang berwenang terhadap urusan tersebut, dan meredam anarkis dilapangan," terangnya.

Panji Yoga terus mengatakan, pihak Satuan Lalu Lintas Polrer Tanah Laut sudah sering melakukan razia terhadap para taksi liar tersebut yang kedapatan langsung dilakukan penilangan.

Atas kejadian ini, polisi mengimbau kepada para pelaku taksi liar agar jangan beroperasi karena apabila nanti kedapatan saat dilakukan razia maka ditindak tegas.

"Jangan pernah melakukan perbuatan atau tindakan pidana diwilayah hukum Polres Tanah Laut, dan apabila terbukti akan kita tidak tegas termasuk para taksi liar," terangnya kepada Antara.



Editor : Asmuni Kadri

COPYRIGHT © ANTARA 2026