Banjarmasin, (Antaranews Kalsel) - Ketua DPW Partai Persatuan Pembangunan Kalimantan Selatan Rudy Ariffin menanggapi biasa kekalahan jagonya pasangan Arifin Noor - Abdel Fadillah (ARAFAH) dari pasangan Anang Syakhfiani - Zony Alfianoor (An Noor) pada Pilkada Kabupaten Tabalong pada Rabu (13/11).
"Menang kalah dalam Pilkada adalah hal yang biasa-biasa saja, asalkan sudah dilakukan berdasarkan demokrasi yang benar," kata Rudy Ariffin yang juga Gubernur Kalimantan Selatan di Banjarmasin, Jumat.
Menurut Rudy, usai melantik Kepala BKKBN Kalsel di Graha Abdi Persada, kemenangan pasangan dalam Pilkada yang dilakukan sesuai dengan demokrasi yang benar, berarti sudah menjadi representasi keinginan dan harapan rakyat.
Selanjutnya, para pasangan kandidat bupati bisa kembali bertugas dan bergandeng tangan, dalam melanjutkan pembangunan di Kabupaten Tabalong sambil menunggu ketetapan resmi dari KPU.
Sebelumnya, pasangan ARAFAH hampir dipastikan akan menjadi pemenang dalam Pilkada Tabalong, karena diusung oleh partai-partai besar seperti Golkar yang merupakan partai pemenang di Kalsel, kemudian PPP, PKS dan PDI-P.
Keempat parpol tersebut mengantongi 12 kursi atau hampir separuh dari jumlah kursi di DPRD Tabalong, sedangkan syarat minimal maju dalam pilkada Tabalong adalah mendapat dukungan lima kursi DPR.
Berdasarkan penghitungan suara cepat pasangan ARAFAH mendapatkan suara 38 persen sedangkan pasangan An Noor yang didukung Partai Demokrat mendapatakan 52 persen suara lebih.
Kemenangan An Noor diperkirakan, karena yang bersangkutan mendapatkan dukungan kuat dari masyarakat, selain juga telah menjadi calon ke tiga kali, setelah dua kali gagal.
Hasil perhitungan perolehan suara sementara Pilkada Tabalong, Kalimantan Selatan, masih didominasi pasangan calon bupati dan wakil bupati Anang Syakhfiani - Zony Alfianoor (An Noor) dari 51,3 persen menjadi 52,6 persen.
Anggota KPU Tabalong, Jauhar Arifin di Tanjung ibukota Tabalong, Kamis memastikan pasangan An Noor menjadi pemenang Pilkada Tabalong, karena perolehan suaranya lebih dari 50 persen sedangkan calon bupati lainnya kurang dari 50 persen.
"Dengan perolehan suara sementara 52,61 persen atau 64.674 suara maka pasangan Anang - Zony sudah dipastikan sebagai pemenang pada pesta demokrasi di Tabalong," jelas Jauhar.
Pasangan calon bupati dan wakil bupati yang diusung partai demokrat ini unggul di sembilan kecamatan yang tersebar di empat daerah pemilihan.
Meski tak bisa melampaui perolehan suara pasangan An Noor, perolehan suara untuk pasangan calon bupati dan wakil bupati, Arifin Noor - Abdel Fadillah (ARAFAH) juga bertambah dari 31.930 suara menjadi 38.350 suara.
Pasangan dari kalangan birokrat ini meraih suara terbanyak hanya di Kecamatan Jaro yakni 47,39 persen atau 3.399 suara dibanding tiga calon lainnya.
Sedangkan pasangan Muchlis - Noor Farida (MUDA) sesuai dengan nomor urutnya, juga bertahan di peringkat ketiga dari hasil perhitungan perolehan suara sementara.
Calon yang diusung Partai Gerindra dan Hanura ini meraih suara 16.547 suara atau 13,46 persen dan hanya unggul di Kecamatan Bintang Ara.
Untuk perolehan suara terkecil diraih pasangan Hasruddin Haji Hasbullah - Mukhtar Yahya Daud (HAM) yakni 3.369 suara atau 2,74 persen.
: Ulul Maskuriah
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.