EasyJet, maskapai penerbangan Inggris berbiaya rendah, melonjak 3,84 persen, menjadi peraih keuntungan terbesar (top gainer) di antara saham-saham unggulan atau blue chips.
Diikuti oleh saham perusahaan penjualan mobil bekas Auto Trader Group yang terangkat sebesar 3,06 persen dan perusahaan investasi Scottish Mortgage Investment Trust meningkat sebesar 2,93 persen.
Di sisi lain, NMC Health, perusahaan penyedia layanan kesehatan swasta mencatat kerugian paling besar (top loser) dari saham-saham unggulan, dengan harga sahamnya menukik 19,81 persen.
Disusul oleh saham perusahaan pertambangan logam mulia Polymetal International yang merosot 2,26 persen, serta perusahaan minyak dan gas Royal Dutch Shell turun 1,84 persen.
Baca juga: Bursa saham Inggris tergelincir 2,29 persen
Baca juga: Bursa saham Inggris melemah 0,30 persen
Pewarta: Apep SuhendarEditor : Imam Hanafi
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.