Oleh Imam Hanafi

Kotabaru, (Antaranews Kalsel) - DPRD Kabupaten Kotabaru, Kalimantan Selatan, sudah menjadwalkan pembahasan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) 2014 yang diusulkan eksekutif Rp1,3 triliun.

"Mudah-mudahan jadwal yang dibuat tidak berubah, agar pembahasan RAPBD segera bisa dimulai," kata Ketua DPRD Kotabaru H Alpidri Supian Noor, di Kotabaru, Jumat.

Alpidri menjelaskan, RAPBD Kotabaru anggaran 2014 diusulkan naik beberapa persen dari APBD 2013 murni Rp1,192 triliun.

Ia berharap RAPBD yang sudah dibuat eksekutif sudah mengakomodir semua program pembangunan di semua sektor, terutama program yang pro rakyat.

Sementara itu, APBD Kotabaru 2013 murni yang ditetapkan Rp1,192 triliun, naik sekitar Rp35 miliar atau sekitar 3,05 persen dari APBD 2012 sebesar Rp1,156 triliun.

Bupati Kotabaru H Irhami Ridjani, mengatakan, kenaikan tersebut berasal dari Dana Alokasi Khusus (DAK), Dana Alokasi Umum (DAU) dan penggunaan sisa lebih anggaran (silpa).

Untuk memenuhi kebutuhan penganggaran dalam APBD 2013, Pemkab Kotabaru menempuh kebijakan defisit anggaran melalui pembiayaan yang berasal dari memanfaatkan silpa.

Sehingga defisit dalam RAPBD 2013 ini bukanlah merupakan defisit ekonomis yang sasaranya dibatasi, karena lanjut dia, pembiayaan defisit anggaran tidak dilakukan melalui hutang (pinjaman), penerbitan obligasi dan penjualan aset daerah.

Sedangkan pendapatan yang disepakati untuk APBD 2013 sebesar Rp1,101 triliun, naik sebesar Rp88,705 miliar atau sekitar 8,75 persen dibandingkan perubahan APOBD 2012 sebesar Rp1,013 triliun.


Editor : Ulul Maskuriah

COPYRIGHT © ANTARA 2026