Oleh Syamsuddin Hasan

Banjarmasin,  (Antaranews Kalsel) - Menteri Negara Pendayagunaan Aparatur Negara (Menpan) diminta lebih bijaksana lagi dalam penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS), termasuk untuk daerah Kalimantan Selatan.

Permintaan itu dikemukakan Ketua Fraksi Partai Golkar DPRD Kalsel H Puar Junaidi, di Banjarmasin, Kamis, berkaitan tertolaknya pegawai honor TVRI, yang sudah masuk K1.

Mantan Ketua Komisi A bidang hukum dan pemerintahan DPRD Kalsel itu, berpendapat, sebaiknya tenaga honor yang sudah lama bekerja menjadi perioritas untuk pengangkatan CPNS, tanpa mengeyampingkan persyaratan yang berlaku.

"Apalagi misalnya seorang tenaga lapangan, yang sudah lama mengabdi, mereka itu perlu mendapat perhatian agar lebih mendorong kinerja pegawai honorer tersebut," demikian Puar Junaidi.

Seorang pegawai honor TVRI Kalsel yang mengaku sudah belasan tahun mengabdi, mengemukakan keluhan tertolaknya untuk penerimaan CPNS tahun ini oleh Menpan, padahal yang bersangkutan sudah masuk K1.

Semestinya, menurut pegawai honorer TVRI Kalsel itu, kalau sudah masuk K1, tak masalah lagi dalam penerimaan CPNS, tapi ternyata ditolak oleh Kementerian Negara Pendayagunaan Aparatur Negara (Kemenpan).

"Sedih `ulun` (saya) sudah mempersiapkan segala persyaratan, seperti keterangan bebas narkoba dan lainnya, ternyata ditolak Kementerian Negara Pendayagunaan Aparatur Negara (Kemenpan)," tuturnya dengan nada mameles.

"Sementara dari informasi yang kami terima, sejumlah pegawai baru yang pengangkatannya melalui Kementerian Komunikasi dan Informasi (Kominfo) akan ditempatkan pada TVRI se-Indonesia, termasuk Kalsel," lanjutnya.



: Ulul Maskuriah

COPYRIGHT © ANTARA 2026