Hampir 30 persen atau sekitar 295,64 kilometer jalan kabupaten di Tabalong, Kalimantan Selatan kondisinya rusak dan hanya 415,9 kilometer yang masuk kategori baik.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum Tabalong, Ir Arifin Noor MT, Selasa (8/3) mengatakan, perlu penanganan khusus terkait program peningkatan kualitas jalan di Tabalong melalui program yang lebih terarah guna pemeliharaan dan pembangunan jalan.
"Tingkat kerusakan jalan di Tabalong sekitar 40 persen kondisinya baik dan 30 persen rusak karena itu perlu penanganan khusus untuk program perbaikan maupun pemeliharaan jalan," jelas Arifin, di Tanjung.
Data Bidang Bina Marga, Dinas PU Tabalong, menunjukkan volume jalan kabupaten 2010 mencapai 885,7 kilometer, jalan nasional 112,3 kilometer dan jalan propinsi 58 kilometer sehingga total panjang jalan 1.115 kilomter.
Sementara itu anggaran untuk pembangunan dan pemeliharaan jalan 2011 mencapai Rp100 miliar dengan total anggaran untuk Dinas PU Tabalong mencapai Rp194 miliar.
"Anggaran untuk pembangunan dan pemeliharaan jalan tahun ini sekitar Rp100 miliar dengan total anggaran untuk Dinas PU sekitar Rp194 miliar," ujarnya lagi.
Hasil inventarisasi jalan oleh Dinas PU menunjukkan jalan di Tabalong pada umumnya hanya mampu memikul beban maksimal 6 ton sementara kendaraan yang melintas kapasitasnya melebihi muatan dan dimensi yang diijinkan.
"Kegiatan pemeliharaan dan perbaikan kerusakan jalan tentunya perlu anggaran yang cukup besar sementara dana dari APBD masih terbatas, karena itu masih banyak jalan yang belum tertangani," jelas Arifin.
Belum lagi kerusakan jalan akibat bencana alam seperti banjir, longsor serta curah hujan tinggi yang menyebabkan alokasi dana yang semula untuk pemeliharaan jalan berubah untuk penanganan tanggap darurat.(mia*C)
Editor : Imam Hanafi
COPYRIGHT © ANTARA 2026