Oleh Syamsuddin Hasan

Banjarmasin, (Antaranews Kalsel) - Ketua DPRD Kalimantan Selatan Nasib Alamsyah mengharapkan, generasi muda di provinsinya agar lebih menanamkan rasa kebangsaan atau nasionalisme.


"Sebab tanpa memiliki rasa kebangsaan, dikhawatirkan nasionalisme bukan saja berkurang, tapi bisa menjadi rapuh," tandas Kolonel Infantri purnawirawan tersebut, sebelum bertolak ke Jakarta, Selasa.

"Bila nasionalisme rapuh, bukan saja bisa mengancam integritas atau jati diri bangsa, tapi juga terhadap keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI)," lanjutnya menjawab Antara Kalsel, berkaitan peringatan Hari Sumpah Pemuda.

Karenanya, pensiunan perwira menengah TNI-AD mengajak genarasi muda bangsa, terutama di provinsi yang terdiri 13 kabupaten/kota dan kini berpenduduk sekitar 3,6 juta jiwa itu, agar memaknai Hari Sumpah Pemuda pada 85 tahun lalu.

Selain itu, bagaimana pula mengaktualisasikan makna Sumpah Pemuda pada 28 Oktober 1928 tersebut, antara lain dengan tetap menjaga persatuan dan kesatuan, bukan sebaliknya saling hantam atau membuat suasana konflik.

"Begitu pula yang terpenting bagi kita semua mengisi kemerdekaan negara dan bangsa ini, dengan berbagai pengabdian untuk kemajuan pembangunan, guna terwujudkan kesejahteraan rakyat yang merata," lanjutnya.

"Jangan selalu bertikai atau tauran. Sebab kalau bertikai dan tauran, kapan kita membangun, dan bahkan hasil pembangunan bisa rusak karena pertikaian dan tauran tersebut," ujar mantan Komandan Korem Bone, Sulawesi Selatan itu.

Menurut politisi senior Partai Golkar itu, pertikaian atau tauran yang seperti terjadi di tanah air belakangan ini, sebuah bentuk pencidraan terhadap makna Sumpah Pemuda.

"Kita bersyukur, alhamdulillah generasi muda Kalsel tidak seperti beberapa daerah lain, yang sering terjadi tauran antar pelajar, dan perkelahian antar kelompok masyarakat," tuturnya.

Khusus bagi mahasiswa, alumnus Akabri tahun 1973 atau seangkatan dengan Susilo Bambang Yudhoyono (kini Presiden RI) itu, mengingatkan, agar sesegera mungkin menyelesaikan studi di perguruan tinggi.

"Bila sudah selesai studi, maka bisa lebih fukos untuk mengabdi kepada negara dan bangsa yang sama-sama kita cintai, baik sebagai aparatur pemerintah maupun swasta dan melalui jalur kekuatan politik," lanjutnya.

  "Kita berharap, dengan bebekal hasil studi yang dipadukan dengan pengalaman di lapangan, generasi muda mendatang bisa menghantarkan negara dan bangsa ini ke arah yang lebih baik lagi," demikian Nasib Alamsyah.    


: Hasan Zainuddin

COPYRIGHT © ANTARA 2026