Oleh Syamsuddin Hasan

  Banjarmasin, (Antaranews Kalsel) - Penyelenggara dan peserta Pemilu tahun 2014 diminta jangan curang, ujar Aliansi Pemantau Pemilu Independen Kalimantan Selatan, di Banjarmasin, Senin.

"Penyelenggara dan peserta Pemilu hendaknya melaksanakan Pemilu dengan cara yang berkualitas dan berwibawa," lanjut Aliansi Pemantau Pemilu Independen (APPI) tersebut dalam peringatan Sumpah Pemuda tahun 2013.

Didampingi Ketua Divisi Teknis Penyelenggara KPU tingkat provinsi tersebut M. Riza Jihadi, APPI Kalsel membacakan "Sumpah Pemilu" (bukan Sumpah Pemuda) di halaman kantor KPU itu.

Koordinator APPI Kalsel Muhith Afif SH, MH mengatakan, Sumpah Pemilu ini dilaksanakan untuk memperingati hari Sumpah Pemuda pada 85 tahun lalu.

Menurut dia, Sumpah Pemuda merupakan komitmen para pemuda pada tahun 1928 untuk bersatu menuju Indonesia merdeka, sedangkan Sumpah Pemilu untuk menagih komitmen penyelenggara dan peserta pemilu.

"Komitmen tersebut, yaitu melaksanakan pemilu tanpa kecurangan, tanpa politik uang dan dilaksanakan dengan jujur," lanjut dosen luar biasa Fakultas Hukum Universitas Lambung Mangkurat (Unlam) Banjarmasin itu.

Karena, ungkapnya, sudah banyak hasil Pemilu yang berakhir di Mahkamah Konstirusi (MK) sebab kecurangan penyelenggara maupun peserta pemilu.

Bahkan di beberapa provinsi lain, ada anggota KPU yang dipecat karena terbukti melakukan pelanggaran, lanjut Direktur Lembaga Komunitas untuk Demokrasi (LKOMDEK) Kalsel tersebut.

Isi Sumpah Pemilu dari APPI Kalsel tersebut: 1. Kami putra dan putri Indonesia mengaku bertumpah darah yang satu, tanah air tanpa kecurangan.

2. Kami putra dan putri Indonesia mengaku berbangsa yang satu, bangsa tanpa politik uang; 3. Kami putra dan putri Indonesia menjunjung bahasa persatuan, bahasa kejujuran.

Ketika dikonfirmasi sesudah menemui aktivis APPI tersebut, M Riza Jihadi menyatakan, inisiatif APPI itu patut diapresiasi, sebab bagian dari dukungan masyarakat untuk pemilu yang berkualitas.

  "Kami sebagai penyelenggara pemilu setuju dengan poin-poin Sumpah Pemilu dan mendukung gerakan moral para pemuda tersebut," tandasnya.   


Editor : Imam Hanafi

COPYRIGHT © ANTARA 2026