Banjarmasin, (Antaranews Kalsel) - Partai Golkar Kalimantan Selatan menargetkan bisa merebut lima kursi di daerah pemilihan (dapil) IV provinsi tersebut pada Pemilihan Umum tahun 2014.
"Kami akan berusaha merebut lima dari sembilan kursi/jatah keanggotaan DPRD Kalsel dapil IV pada Pemilu 2014," ujar Wakil Ketua Bidang Pemenangan Pemilu Wilayah III DPD Partai Golkar Kalsel H Puar Junaidi, di sela-sela kegiatan reses, Sabtu.
Untuk pemenangan Pemilu 2014, Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Kalsel memasukan Kabupaten Tapin, Hulu Sungai Selatan dan Kabupaten Hulu Sungai Tengah dalam wilayah III atau sama dengan dapil IV sebagaimana penetapan KPU provinsi setempat.
Dengan melihat fenomena serta pengalaman dan gerak perjuangan rekannya dalam Partai Golkar di dapil IV Kalsel itu, dia tampak optimistis bisa merebut lima dari sembilan jatah untuk keanggotaan DPRD tingkat provinsi tersebut.
"Jadi walau ada calon anggota DPRD Kalsel dari Partai Golkar, yang mungkin dianggap pendatang baru, saya kira tidak masalah. Sebab hal itu, justru bisa mendongkrak perolehan suara untuk kemenangan Partai Golkar," katanya.
Sebagai contoh pada dapil IV Kalsel ada Hj Hariyati dan H Abdul Latief yang dianggap pendatang baru Partai Golkar, tidak perlu dikhawatirkan, karena mereka itu sebelumnya punya masa tersendiri.
"Misalnya, Hariyati yang sebelumnya anggota DPRD Kalsel dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) asal dapil IV pada Pemilu 2009, dia akan menggunakan masa pendukung terdahulu," katanya.
Di dapil IV tersebut Partai Golkar mencalonkan kader, yang keterkenalan dan ketokohannya hampir sama, seperti Puar Junaidi yang menduduki nomor urut satu, selanjutnya Hj Hariyati dan H Abdul Latief.
Kemudian Hj Nur Izatil Hasanah (mantan anggota DPRD Kalsel asal Tapin), HM Thamrin HI (tokoh muda asal HSS), H Idis Nurdin Halidi (mantan Bupati Tapin), Muhammad Rizani Noor, Gusti Rina Arhadi dan H Hesly Junianto.
Sementara itu, furom diskusi komunitas wartawan parlemen atau Journalist Parliamant Community (JPC) Kalsel, kalau Partai Golkar berhasil merebut lima atau empat kursi jatah dapil IV, berarti ada parpol lepas atau berkurang.
Karena pada Pemilu 2009 di dapil IV itu untuk keanggota DPRD Kalsel dari Partai Golkar, Partai Keadilan Sejahtera (PKS) masing-masing dua orang.
Kemudian Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Partai Amanat Nasional (PAN), Partai Demokrat, Partai Bulan Bintang (PBB), PKB, dan Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) masing-masing satu orang.
: Ulul Maskuriah
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.