Oleh Rusmanadi

Tanjung, (Antaranews Kalsel) - Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Perlindungan Masyarakat (Kesbanglinmas) Kabupaten Tabalong, Kalimantan Selatan, Saberan menyebutkan, sebanyak 2.638 petugas perlindungan masyarakat (Linmas) terlibat dalam pengamanan Pilkada setempat 13 Nopember 2013.

Hal tersebut disampaikan Saberan usai mengikuti apel serah terima anggota Linmas dari Pemkab Tabalong kepada Polres Tabalong pada kegiatan pengamanan Pilkada, di Tanjung ibukota Tabalong, Selasa.

"Seluruh anggota Linmas akan kita sebar di 604 Tempat Pemungutan Suara (TPS) dengan rincian satu desa sebanyak 10 petugas dari Linmas atau satu TPS dua Linmas," jelas Saberan.

Untuk mendukung kegiatan pengaman Pilkada tambah Saberan, Badan Kesbanglinmas telah menganggarkan dana sekitar Rp2 miliar termasuk alokasi untuk pengamanan yang dilakukan jajaran Polres Tabalong.

Sementara itu dalam apel serah terima anggota Linmas selaku inspektur upacara, Bupati Tabalong, Rachman Ramsyi mengatakan Handip dan Linmas merupakan salah satu dari komponen daerah yang ditugaskan selain sebagai pengorganisasi masyarakat dalam bela negara juga diamanatkan untuk mendukung kesuksesan, keamanan dan ketertiban.

"Sesuai undang-undang nomor 2 tahun 2007 tentang penyelenggaraan pemilu, mengamanatkan yang membantu aparat keamanan dalam pelaksanaan keamanan di TPS adalah linmas yang direkrut dari lingkungan setempat," jelas Rachman.

Rachman menambahkan secara fungsional pengamanan pelaksanaan pemilukada menjadi tanggung jawab Polres Tabalong, namun partisipasi dan peran serta seluruh komponen masyarakat terutama para pasangan dan tim suksesnya sangat diharapkan.

Terpisah Kapolres Tabalong, AKBP Didik Sudaryanto mengatakan untuk pengamanan pilkada telah mengusulkan dana sebesar Ro1,4 miliar untuk pemilukada putaran pertama dan Rp400 juta pada putaran kedua.

  "Anggaran yang dialokasinya banyak tersedot untuk honor anggota dalam pengamanan jadi tidak ada alokasi dana untuk pengadaan peralatan," jelas Didik   


Editor : Hasan Zainuddin

COPYRIGHT © ANTARA 2026