"Pelatprov Kalsel akan diprogram dua tahun sebelum atlet terjun di PON XIX mendatang," kata Gusti Perdana, Ketua Bidang Bimbingan dan Prestasi KONI Kalsel.
Sebelum pelatprov digelar, KONI Kalsel secara tegas hanya akan memanggil atlet berpotensi meraih medali diantaranya atlet Kalsel yang mengikuti pelatnas SEA Games, peraih medali emas porprov dan hasil kejurnas tiap cabang olahraga.
Seperti diketahui beberapa atlet Kalsel di cabang Dayung, Tinju dan Gulat mengikuti pelatnas untuk membela merah putih di SEA Games XXVII Myanmar 2013.
Setelah November 2013, KONI Kalsel akan melakukan evaluasi terhadap data-data tiap cabang olahraga baik hasil kejurnas yang diikuti ataupun hasil Porprov IX mandatang.
Sementara pada Prapon tiap cabor yang digelar menjelang PON, KONI Kalsel menargetkan empat besar hasil Prapon yang akan di ikut sertakan dalam kontingen Kalsel untuk mencapai peringkat 10 peraih medali terbanyak PON XIX.
Kebijakan tersebut menyebabkan atlet yang lolos PON melalui fasilitas kuota dan tidak berdasarkan prestasi tidak lagi dapat mengikuti PON. Seperti yang terjadi di PON XVIII lalu di Pekanbaru Riau.
Pewarta: Herry Murdy HermawanEditor : Hasan Zainuddin
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.