Banjarmasin, (Antaranews.Kalsel) - Seorang calon anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Republik Indonesia asal daerah pemilihan Kalimantan Selatan, Kolonel Infantri purnawirawan Nasib Alamsyah berpendapat, belum mendesak pembangunan gedung DPD-RI untuk provinsinya.
"Menurut saya, yang terpenting bagi DPD-RI asal Kalsel bagaimana memikirkan dan memperjuangkan agar masyarakat setempat makin sejahtera, bukan mengutamakan pembangunan gedung," ujar purnawirawan yang kini menjadi Ketua DPRD Kalsel, sebelum rapat paripurna DPRD Kalsel, di Banjarmasin, Senin.
"Tempat yang ditempati sebagai wadah kegiatan DPD-RI asal Kalsel selama ini, yang merupakan pinjaman dari pemerintah provinsi (Pemprov) setempat, untuk sementara cukup memadai, buat baraktivitas di daerahnya," lanjut pensiunan perwira menengah TNI-AD tersebut.
Namun mantan Komandan Korem Bone, Sulawesi Selatan tersebut tak mengingkari, kalau suatu saat DPD-RI asal Kalsel memerlukan gedung tersendiri dan lebih representatif, seiring dengan tuntutan zaman yang terus berkembang dan semakin maju.
"Saya kira pada suatu saat tidak tertutup kemungkinan DPD-RI asal Kalsel juga perlu gedung sendiri dan representatif. Tapi kalau seperti keadaan sekarang mungkin belum waktunya membangun gedung untuk DPD-RI asal Kalsel, di daerah sendiri," tandasnya.
Mengenai kedudukan, peran dan fungsi DPD-RI, Nasib Alamsyah yang kini Ketua DPRD Kalsel juga berharap, kedepan makin meningkat agar keberadaan legislator yang selama ini masih dianggap sebagai pelengkap DDPR-RI, juga semakin bermakna.
Ia juga sependapat, kalau anggota DPD-RI lebih banyak berada di daerah asal pemilihannya, untuk memantau dan menyerap aspirasi masyarakat setempat sebanyak mungkin sebagai bahan perjuangan di tingkat pusat.
Selain itu, mensinergikan perjuangan di tingkat pusat bersama-sama anggota DPR-RI asal dapil yang sama, bukan terkesan sendiri-sendiri, sehingga lebih punya kekuatan, demikian Nasib Alamsyah.
Nasib Alamsyah salah seorang dari 17 calon anggota DPR-RI asal Kalsel pada Pemilu tahun 2014, yang beberapa tahun kemudian sejak purna tugas di kesatuan TNI-AD bergabung dengan Partai Golkar.
Dari 17 calon anggota DPD-RI asal Kalsel itu, juga terdapat dua orang yang kini masih aktif menjadi anggota DPRD tingkat provinsi setempat, masing-masing H Mansyah Sabri dan H Husaini Aliman.
Selain itu, masih terdapat tiga orang wajah lama, bahkan salah seorang diantaranya akan memasuki periode ketiga kalau terpilih pada Pemilu 2014. Tiga wajah lama tersebut masing-masing Gusti Farid Hasan Aman, Habib Hamid Abdullah.
Kemudian HM Sofwat Hadi, pensiunan perwira menengah polisi dan juga mantan aktivis Pelajar Islam Indonesia (PII), yang sudah dua periode menjadi anggota DPD-RI asal Kalsel (2004 - 2009 dan 2009 - 2014).
: Imam Hanafi
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.