Martapura,(Antaranews.Kalsel) - Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Roy Suryo menyanjung Kalimantan Selatan yang berhasil dan mampu menjadi tuan rumah Pekan Olahraga Wartawan Nasional (Porwanas).
Salain Menpora, Ketua Umum Pengurus Pusat Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) H Margiono juga menyanjung Kalsel, saat pembukaan Porwanas XI 2013, di Stadion Demang Lehman, Indra Sari, Martapura, Kabupaten Banjar, Senin sore.
Pada event yang berlangsung di "kota intan" Martapura itu, Menpora dan Ketua Umum PWI Pusat tersebut, bukan cuma sendiri menyanjung Kalsel, tapi juga mengajak kontingen peserta Porwanas XI.
Kata-kata sanjungan itu, dengan mengajak seluruh kontingen Porwanas XI menjawab "luar biasa" bila Menpora dan Ketua Umum PWI menyebut nama Kalsel.
Sebagai contoh, ketika Menpora dan Ketua Umum PWI mengatakan, Kalsel, langsung disambut seluruh kontingen Porwanas dengan ucapan, "luar biasa."
Mengapa Menpora dan Ketua Umum PWI menyatakan, Kalsel luar biasa, karena dalam waktu relatif singkat, provinsi yang terdiri 13 kabupaten/kota dan kini berpenduduk sekitar 3,6 juta jiwa itu, siap sebagai tuan rumah Porwanas XI.
Padahal Kalsel sudah pernah menjadi tuan rumah Porwanas VII tahun 2002 atau hanya berselang 11 tahun, kembali dengan segala kesiapan sebagai penyelenggaran Porwanas XI.
"Keadaan tersebut kan luar biasa. Tanpa kekompakan atau kebersamaan PWI Kalsel dengan Pemprov dan semua pihak di provinsi ini, mungkin Porwanas XI tak terselenggara," ujar Roy dan Margiono.
"Karena yang semestinya tuan rumah Porwanas XI adalah Jawa Timur, tapi karena berbagai kesibukan di provinsi tersebut, mereka berhalangan untuk menyelenggarakan pesta olahraga nasional bagi wartawan," ungkap Margiono.
Kegiatan Porwanas XI di "Bumi Perjuangan Pangeran Antasari" Kalsel 12 - 20 September 2013, menggelar 10 cabang olahraga, yaitu sepakbola, futsal, biliard, tenis meja, tenis lapangan, bulu tangkis, bola voli, catur, bridge dan atletik.
Editor : Asmuni Kadri
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.