Barabai, (Antaranews Kalsel) - Bakti sosial KB-KES yang dilakukan oleh Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana bekerja sama dengan Kodim 1002 menargetkan 2.147 akseptor baru untuk mendukung program KB Nasional.
Kepala BKKBN Provinsi Kalsel Sunarto di Barabai, Jumat, mengungkapkan bahwa kegiatan bakti sosial, sangat mendukung program KB yang sudah 43 tahun dicanangkan oleh Pemerintah sejak 1970.
"Kegiatan ini merupakan perwujudan dari peraturan bersama kepala BKKBN dengan Panglima TNI Nomor 72/PER/G2/2013 dan hasil rapat koordinasi dengan TNI Kodim 1002/Barabai yang juga merupakan program kerja Badan KB, PP, dan PA kabupaten HST," katanya.
Menurut Sunarto, digalakkannya kembali program KB di seluruh pelosok negeri, untuk mengantisipasi terjadinya ledakan penduduk, juga untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Program dua anak cukup, tambah dia, merupakan program yang bertujuan memberikan kesempatan kepada anak-anak agar bisa memenuhi tingkat pendidikan dan kesehatan berdasarkan pendapatan per kapita keluarga.
"Tingkat pendidikan di Indonesia masih kalah dengan negara lain. Begitu pula dengan tingkat pendapatan masyarakat per kapita, dan program KB ada untuk meningkatkan dua hal tersebut selain menekan angka pertumbuhan penduduk," katanya.
Sementara itu, Kepala Badan KB, PP, dan PA HST Nurul Fauzi mengungkapkan bahwa kegiatan tersebut akan berlangsung di kecamatan lain yang ada di Kabupaten HST.
"Saya menargetkan adanya pertambahan 2.147 akseptor baru dari kegiatan bakti sosial ini," katanya.
Jumlah 2.147 ini dibagi dengan jenis KB yang digunakan, yaitu IUD untuk 21 akseptor, MOP untuk 20 Akseptor, implant sebanyak 195 akseptor, kondom sebanyak 52 akseptor, suntikan sebanyak 88 akseptor, dan pil KB untuk 1.771 akseptor.
Asisten II Bidang ekonomi dan Pembangunan HST M. Yusuf mengatakan bahwa kegiatan yang dilaksanakan Badan KB, PP, dan PA bekerja sama dengan Kodim 1002/Barabai ini merupakan langkah yang tepat.
"Sinergisitas yang terjalin dengan pihak Kodim 1002 Barabai ini adalah langkah yang tepat untuk memajukan program KB di setiap lini," katanya.
Menurut Yusuf, TNI memiliki ruang lingkup yang lebih luas untuk terjun langsung di tengah masyarakat. Semoga dengan adanya kegiatan bakti sosial ini dapat meningkatkan kesadaran masyarakat dan meningkatkan peran pria untuk ber KB.
Pewarta: FathurahmanEditor : Asmuni Kadri
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.