Oleh Yose Rizal

Banjarbaru, (Antaranews Kalsel) - Jumlah pasangan usia subur yang mengikuti program keluarga berencana di Provinsi Kalimantan Selatan melebihi target peserta secara nasional.


"Jumlah peserta KB Kalsel mencapai 68 persen dari pasangan usia subur, sedangkan target nasional hanya 65 persen," ujar Kepala Perwakilan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Kalsel Sunarto di Banjarbaru, Selasa.

Ia mengatakan hal tersebut di sela peringatan Hari Keluarga XX dan pencanangan kesatuan gerak PKK KB Kes dan bakti sosial TNI KB Kes tingkat Kalsel di lapangan Murjani Banjarbaru.

Menurut dia, jumlah penduduk Kalsel hasil sensus penduduk 2010 sebanyak 3,6 juta jiwa dan pasangan usia subur (PUS) terdata mencapai 750 ribu dengan jumlah peserta KB aktif sebanyak 540 ribu atau 68 persen dari jumlah PUS.

"Persentase itu dari sisi kuantitas melebihi 3 persen dari target nasional sehingga jumlah peserta KB di Kalsel yang tersebar pada 13 kabupaten dan kota cukup besar," ucapnya.

Dijelaskan, sebanyak 32 persen dari peserta KB adalah PUS yang memiliki satu orang anak dan 90 persen adalah pengguna kontrasepsi jangka pendek seperti kondom, suntik dan pil.

Sedangkan sepuluh persen adalah pasangan usia subur yang menggunakan alat kontrasepsi jangka panjang seperti IUD, implant maupun vasektomi dan tubektomi.

"Kami terus berupaya meningkatkan jumlah peserta KB baik melalui kegiatan instansi seperti TNI/Polri maupun lembaga lain termasuk melakukan sosialisasi," ujarnya.

Sebelumnya, Deputi Bidang Keluarga Sejahtera dan Pemberdayaan Keluarga BKKBN Sudibyo Ali Moeso mengatakan, pihaknya siap meningkatkan pelayanan bagi pasangan usia subur yang menjadi calon peserta keluarga berencana.

  "Upaya tersebut dalam rangka menambah jumlah pasangan usia subur sebagai peserta KB," ujarnya di depan Gubernur Kalsel Rudy Ariffin dan anggota Forum Koordinasi Pimpinan Daerah Kalsel yang hadir dalam kegiatan tersebut.   


Editor : Asmuni Kadri

COPYRIGHT © ANTARA 2026