Oleh Imam Hanafi

Kotabaru, (Antaranews Kalsel) - Badan Kepegawaian Daerah Kabupaten Kotabaru, Kalimantan Selatan, menjamin perekrutan calon pegawai negeri sipil yang akan digelar November 2013 bebas dari perjokian.


Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kotabaru H Slamet Riyadi, Selasa, mengatakan pihaknya sudah melakukan beberapa langkah strategis untuk mengantisipasi adanya perjokian.

"Di antaranya akan memberikan kode pada belangko identitas peserta yang dipasang di meja tes serta di kartu tes," ujar Slamet didampingi Kabid Penyediaan Pegawai Muhammad Rodli.

Pada tahun anggaran 2013, Pemkab Kotabaru mendapatkan jatah formasi sebanyak 171 orang, terdiri atas tenaga kesehatan sebanyak 60 orang, guru 94 orang, dan sisanya 17 orang untuk tenaga teknis.

Khusus untuk guru, meliputi guru SD 19 orang, guru SMP 16 orang, guru SMA 31 orang, dan guru SMK 28 orang.

Tenaga kesehatan sebanyak 60 orang, di antaranya dua dokter spesialis, bidan, perawat gigi, analis laboratorium, dan tenaga kesehatan lainnya.

Sedangkan 17 tenaga teknis, di antaranya pranata komputer, penyuluh kehutanan, pertanian, perikanan, KB, penguji kendaraan bermotor, polisi kehutanan dan inspektur tambang.

Syarat umum pendaftaran antara lain warga negara Republik Indonesia, umur 18 tahun-35 tahun per 31 Desember 2013, berkelakuan baik tidak pernah dihukum, bukan berkedudukan sebagai CPNS, bersedia ditempatkan di seluruh wilayah RI, berbadan sehat, bersedia menunaikan baktinya minimal 10 tahun di Kotabaru.

Bagi pelamar yang sudah mendaftar tetapi belum lengkap persyaratannya, dan atau pada waktu melamar masih menggunakan surat keterangan/pernyataan lulus diberi waktu sampai 2 Oktober 2013 untuk melengkapi berkas lamaran.

  "Pada 7 Oktober identitas peserta harus sudah dimasukkan ke komputer di BKN," kata Slamet   


: Hasan Zainuddin

COPYRIGHT © ANTARA 2026