Banjarbaru,(Antaranews Kalsel) - Rapat Kerja II Komisariat Wilayah V Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (Apeksi) Regional Kalimantan akan membahas partisipasi masyarakat dalam sektor pelayanan publik.
"Partisipasi masyarakat dalam sektor pelayanan publik menjadi fokus pembahasan dalam raker nanti," ujar Ketua Panitia Raker II Apeksi Regional Kalimantan Syahriani di Banjarbaru, Selasa.
Menurut Sekretaris Daerah Kota itu, pertemuan yang diselenggarakan di Hotel Novotel Banjarbaru pada 11-13 November 2013 itu akan dihadiri Direktur Eksekutif Apeksi Pusat yang akan memaparkan program Apeksi sekaligus membuka raker.
Ia mengatakan, sesuai fokus yang akan dibahas dalam raker maka narasumber yang dihadirkan mengambil pokok bahasan pembangunan berbasis peranserta masyarakat.
"Ada dua narasumber yang menjadi pembicara yakni Bupati Kutai Kartanegara Provinsi Kaltim Rita Widyasari dan Wali Kota Singkawang Provinsi Kalbar Awang Ishak," katanya.
Ia mengatakan, Bupati Kutai Kartanegara akan memaparkan strategi pemberdayaan masyarakat/perempuan dalam rangka peningkatan ekonomi kerakyatan di kabupaten kaya sumber daya alam itu.
Sedangkan Wali Kota Singkawang dalam raker yang dihadiri wali kota dan bupati se-Kalimantan memaparkan strategi peningkatan partisipasi masyarakat dalam pelayanan publik.
Menurut dia, raker yang diisi tanya jawab dan diskusi itu diharapkan menghasilkan rumusan yang bisa diterapkan pemerintah daerah lingkup Kalimantan terutama dalam upaya meningkatkan pelayanan publik.
"Diharapkan rumusan yang dihasilkan mampu menyusun strategi pemerintah daerah dalam upaya memperbaiki pelayanan publik dengan membangkitkan partisipasi masyarakat termasuk perempuan," katanya.
 Ia mengatakan, kesimpulan rumusan juga diharapkan menjadi pedoman bagi program pembangunan yang direncanakan pemerintah daerah demi kepentingan masyarakat. Â
: Hasan Zainuddin
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.