Banjarmasin, (Antaranews.Kalsel) - Partai Golongan Karya Kalimantan Selatan pada Pemilu 2014 menargetkan dapat meraih dukungan suara 40 persen atau merebut 24 dari 55 kursi DPRD Provinsi Kalsel.
Ketua Badan Pemenangan Partai Golkar Kalsel, Hasnuryadi di Banjarmasin, Minggu mengatakan, pihaknya optimistis dapat mencapai target tersebut asalkan semua kader mampu mengaplikasikan seluruh program yang telah ditetapkan.
"Salah satu upaya yang kami lakukan adalah mengintensifkan koordinasi dengan seluruh DPD di daerah untuk bisa menerapkan program pemenangan Pemilu 2014," katanya.
Dia berharap seluruh caleg Golkar saling bahu membahu baik untuk DPRD kabupaten dan kota, provinsi, DPR-RI maupun DPD untuk bisa mendapatkan suara sebanyak-banyaknya.
Hasnur optimistis pada Pemilu 2014 Golkar Kalsel akan mampu menjadi partai penguasa dengan perolehan kursi terbanyak baik di daerah maupun tingkat provinsi dan DPR-RI.
Sementara itu Sekretaris DPP Partai Golkar Idrus Marham menanggapi tentang maraknya survei terkait pelaksanaan Pemilu 2014 baik untuk partai maupun calon presiden, mengungkapkan, hal tersebut hanyalah hasil prediksi sementara dan bisa berubah kapanpun.
Sebagaimana diketahui, saat ini cukup marak survei politik yang menyebutkan keunggulan beberapa figur calon presiden seperti Jokowi dan Prabowo Subianto yang akan meraih dukungan terbanyak dalam Pemilu 2014.
"Dalam politik praktis kan segalanya cair termasuk soal survei, jadi masih bisa berubah," kata Idrus usai menghadiri Rakor Badan Koordinasi Pemenangan Pemilu Partai Golkar Kalsel 2013 di Banjarmasin.
Menurut Idrus, survei yang ada saat ini tetap penting sebagai bahan untuk melihat kondisi kekinian. Namun, hasil survei tidak bisa dipercaya sebagai kebenaran statis, tapi merupakan info awal untuk meningkatkan kinerja.
"Kami tetap yakin dengan kerja politik yang maksimal, pada Pemilu 2014 bisa menang. Hal itu sejalan juga dengan ARB (Aburizal Barie), untuk pilpres," tambahnya.
Menurut Idrus, berdasarkan survei terkini, partainya menduduki urutan pertama dengan perolehan suara di atas 30 persen, namun untuk suara ARB sebagai capres, masih belum bisa menyaingi suara capres populer seperti Jokowi.
Meski demikian, Idrus yakin bahwa dukungan untuk ARB akan terus meningkat seiring dengan semakin intensnya sosialisasi baik melalui media maupun roadshow ke daerah-daerah.
"Kami juga selalu menyampaikan tentang konsep Indonesia 2045. Ini yang tidak dimiliki oleh partai lain," tegas Idrus.
Agar kampanye berjalan efektif, Golkar mempunya strategi khusus yakni "one united campaign" yang artinya setiap caleg berkampanye wajib menyampaikan tentang program partai dan juga ARB sebagai capres.
"Dengan cara seperti itu, saya yakin Golkar bakal memenangi Pemilu 2014," katanya.
Editor : Asmuni Kadri
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.